TERKINI
Rayakan Usia ke-56 dengan Karya, Wabup Kampar, Misharti Luncurkan Buku Berjudul Tenun AkarPenandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu Senin

Turlap, Distankan Belum Temukan Hewan Kurban Berpenyakit.

Turlap, Distankan Belum Temukan Hewan Kurban Berpenyakit.

 Jelang hari raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru menyatakan ketersedian hewan kurban aman. Meski peternak Pekanbaru tidak dapat menyuplai seluruh kebutuhan hewan kurban, namun hal ini tidak menjadi masalah karena terbantu dengan suplai dari luar daerah.

"Peternak lokal hanya mampu menyuplai 20 persen dari total kebutuhan hewan kurban untuk Kota Pekanbaru. Sedangkan sisanya didatangkan dari kabupaten dan kota dalam provinsi Riau. Hewan ternak juga didatangkan dari luar Provinsi Riau, di antaranya Sumut, Sumbar, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Kepala Bidang Peternakan Distankan Pekanbaru, Herlandria, Kamis (23/7).

Untuk itu, pihaknya tidak khawatir jika nantinya terjadi ledakan permintaan dari masyarakat akan kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru jelang hari Raya Idul Adha. Karena, persediaan hewan kuban banyak.

"Sebagaimana data tahun lalu, kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru mencapai 11 ribu ekor. Karena adanya pandemi corona, permintaan diprediksi turun tahun ini. Ini mengingat prekonomian masyarakat yang terganggu karena virus corona," tukasnya.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan pengecekan hewan kurban di beberapa tempat yang ada di Kota Pekanbaru. Namun belum menemukan adanya hewan kurban yang sakit ataupun terjangkit virus.

Sumber: kmf