TERKINI
Kadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurDisbunnak Keswan Kampar Update Harga TBS Periode 2-8 September 2026

Turlap, Distankan Belum Temukan Hewan Kurban Berpenyakit.

Turlap, Distankan Belum Temukan Hewan Kurban Berpenyakit.

 Jelang hari raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru menyatakan ketersedian hewan kurban aman. Meski peternak Pekanbaru tidak dapat menyuplai seluruh kebutuhan hewan kurban, namun hal ini tidak menjadi masalah karena terbantu dengan suplai dari luar daerah.

"Peternak lokal hanya mampu menyuplai 20 persen dari total kebutuhan hewan kurban untuk Kota Pekanbaru. Sedangkan sisanya didatangkan dari kabupaten dan kota dalam provinsi Riau. Hewan ternak juga didatangkan dari luar Provinsi Riau, di antaranya Sumut, Sumbar, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Kepala Bidang Peternakan Distankan Pekanbaru, Herlandria, Kamis (23/7).

Untuk itu, pihaknya tidak khawatir jika nantinya terjadi ledakan permintaan dari masyarakat akan kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru jelang hari Raya Idul Adha. Karena, persediaan hewan kuban banyak.

"Sebagaimana data tahun lalu, kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru mencapai 11 ribu ekor. Karena adanya pandemi corona, permintaan diprediksi turun tahun ini. Ini mengingat prekonomian masyarakat yang terganggu karena virus corona," tukasnya.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan pengecekan hewan kurban di beberapa tempat yang ada di Kota Pekanbaru. Namun belum menemukan adanya hewan kurban yang sakit ataupun terjangkit virus.

Sumber: kmf