TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Progres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 Persen

Progres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 Persen
Foto Kadis Perkim Kampar, Rusdi Hanif, ST MT

KAMPAR – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Kabupaten Kampar mencatat capaian dalam pelaksanaan program pembangunan Rumah Layak Huni pada tahun anggaran ini. Dari total target 79 unit rumah, realisasi fisik di lapangan kini telah mencapai 69 persen. Angka ini berhasil melampaui target minimal 60 persen yang ditetapkan pada pencairan anggaran tahap pertama.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kampar, Yulita Buana, ST, MM menyampaikan bahwa program yang telah berjalan memasuki bulan keempat ini menggunakan mekanisme Swakelola Tipe 4. Seluruh proses pelaksanaan di lapangan diserahkan langsung kepada pihak desa melalui Kelompok Pendamping Masyarakat (KPM) yang disahkan melalui Surat Keputusan (SK) oleh Kepala Desa.

Ia mengemukakan, anggaran pembangunan pun disalurkan langsung ke rekening kelompok tersebut untuk menjaga transparansi dan efisiensi.

Keberhasilan Dinas Perkim mencapai angka 69 persen ini menjadi catatan sukses tersendiri dalam evaluasi bersama Bupati. Capaian ini dinilai stabil dan berjalan sesuai linimasa perencanaan.

Meskipun sempat menghadapi kenaikan harga BBM, harga material sejauh ini dapat diatasi dengan baik. Pihak dinas bersama KPM menerapkan strategi penyesuaian volume item pekerjaan secara fleksibel berdasarkan kondisi pasar setempat, tanpa mengurangi kualitas utama bangunan.

Dengan terlampauinya target fisik tahap pertama ini, pihaknya memproses verifikasi administratif untuk pencairan anggaran tahap kedua demi merampungkan sisa pembangunan.

"Kita berharap seluruh masyarakat penerima manfaat dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan bantuan rumah layak huni ini dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan kualitas hidup keluarga," kata Kabid Perumahan, Yulita Buana saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/26).

Disisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Kampar, Rusdi Hanif menyampaikan bahwa pembangunan 79 unit Rumah Layak Huni (RLH) di tahun 2026 naik secara signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, selain Pembangunan 79 unit Rumah Layak Huni dengan program 3 Juta rumah Presiden Prabowo Subianto, Kampar juga menganggarkan dari APBD untuk program rehabilitasi rumah sebanyak 234 unit yang tersebar di 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar.

"Tahun 2026 ini, alokasi anggaran di Perkim sangat signifikan oleh Bupati Pak Ahmad Yuzar dan Ibu Wakil Bupati Ibu Hj. Misharti untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki rumah, rumah yang tidak layak, selanjutnya ada program bedah atau renovasi rumah dari APBD menganggarkan 234 unit, untuk mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto dan selaras dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Kampar," beber Kepala Dinas Perkim Kampar, Rusdi Hanif, ST, MT.

Sebagai Dinas teknis, Rusdi Hanif juga mengungkapkan bahwa dinasnya menjalankan program Rumah Layak Huni yang bersumber dari Bankeu dari provinsi sebanyak 17 unit dan juga bantuan dari kementrian berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Tak hanya itu, Disperkim juga membentuk tim dan tenaga fasilitator untuk melakukan pengawasan dan pembimbingan agar proses pembangunan rumah layak huni dan bedah rumah ini bisa terlaksana sesuai dengan gambar, RAB dan petunjuk teknis yang ada.