TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Panen Raya 8,9 Ton/Ha Duet Anton Poti Buktikan Pertanian Rohul Semakin Kuat

Panen Raya 8,9 Ton/Ha Duet Anton Poti Buktikan Pertanian Rohul Semakin Kuat

‎Rokan Hulu — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, di bawah kepemimpinan Bupati Anton, S.T., M.M., dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti, mencatat capaian membanggakan dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Produktivitas padi di Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, melonjak signifikan mencapai 8,9 ton per hektar pada masa panen Senin (7/9/2026), naik tajam dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 6,92 ton per hektar.
‎
‎Lonjakan hasil panen ini menjadi bukti nyata efektivitas kebijakan pertanian yang digagas pemerintahan Anton–Poti, yang menempatkan sektor pertanian sebagai fondasi utama pembangunan dan kemandirian daerah, bukan sekadar sektor ekonomi biasa.
‎
‎“Kita ingin Rambah Baru tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi berkembang menjadi kawasan agrowisata dan edukasi pertanian terpadu — yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur,” ujar Bupati Anton saat memimpin panen bersama di Desa Rambah Baru, dihadiri Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, jajaran Polres dan Kejari Rohul, Ketua KTNA Rohul, serta kepala perangkat daerah terkait.
‎
‎Untuk mewujudkan lompatan hasil tersebut, pemerintah daerah telah menjalankan sejumlah langkah strategis secara terarah:
‎
‎- Bantuan benih unggul disalurkan untuk 400 hektar lahan di seluruh Rokan Hulu, dengan penekanan khusus pada 170 hektare di Kecamatan Rambah Samo.
‎
‎- Dukungan alat dan pupuk: 20 set alat mesin pertanian (Alsintan) modern diberikan kepada Kelompok Tani Agri Pondok, didampingi bantuan pupuk NPK hasil sinergi kemitraan CSR Perumda Rohul Hutan Jaya.
‎
‎- Penerapan teknologi pertanian, pengendalian hama terpadu, serta peningkatan indeks pertanaman — paket lengkap yang ditargetkan mampu menaikkan rata-rata produktivitas padi di seluruh daerah menjadi 5,5 ton per hektar pada tahun 2026.
‎
‎Pemerintah daerah juga terus memetakan potensi lahan secara presisi. Dari total luas baku lahan sawah 1.432 hektar, lahan aktif mencapai sekitar 1.100 hektar yang tersebar di 8 kecamatan — Kecamatan Rambah Samo sendiri menyumbang 467,75 hektar, dengan Desa Rambah Baru seluas 129 hektar. Data tahun 2025 mencatat total luas panen mencapai 3.520,4 hektar dengan produksi 18.390,62 ton GKP, yang menjadi dasar penyusunan program pertanian yang lebih tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan petani.
‎
‎Bupati Anton menegaskan, keberhasilan panen ini bukan pencapaian satu pihak saja, melainkan hasil kerja bersama lintas sektor yang berlandaskan visi bersama: “Dari tangan para petani, kita tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga kemandirian daerah. Pertanian harus menjadi kekuatan ekonomi sekaligus fondasi utama ketahanan pangan Rokan Hulu.”
‎
‎Di bawah visi besar “Rokan Hulu Maju — Maju, Berbudaya, Sejahtera, Berkelanjutan”, pemerintahan Anton–Poti terus mewujudkan janji pembangunan melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Dengan pertanian yang kuat sebagai penjamin ketersediaan pangan dan kesejahteraan rakyat, Rokan Hulu melangkah mantap menuju daerah yang mandiri dan berkelanjutan.(hnf)