TERKINI
Dukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi BanjirOmbudsman Pekanbaru Kunjungi Lapas Pekanbaru, Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kualitas PelayananPerkuat SDM Daerah, PHR Dorong Generasi Muda Riau Kembangkan Potensi dan KarierAnggota DPRD Kampar, Hendri Domo Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Berpotensi Jadi Event NasionalWabup Kampar, Misharti Resmi Buka Pacu Sampan Buluh Cina, Dorong Jadi Event Wisata NasionalSiapkan Dukungan Modal UMKM Rp40 Juta, Wabup Kampar, Misharti Dorong Produk Lokal Masuk Ritel ModernCegah Narkoba Sejak Dini, Wabup Misharti Ajak Pelajar SMP V Tambang Jadi Generasi Anti NarkobaWabup Misharti Serahkan CSR Rp25,58 Juta dari PT Riau Petroleum Mahato untuk Sarana KeagamaanHadiri Gala Dinner Hari Santri Nasional 2026 di Dumai, Wabup Kampar, Misharti Dorong SinergiBAZNAS Kampar Salurkan Zakat untuk Masyarakat, Total Bantuan RTLH Tembus Rp1,12 MiliarUstadz Abdul Somad Gelorakan Semangat 1.900 WB Lapas Pekanbaru Lewat Tablig AkbarDisbunnak Keswan Kampar Perkuat Peran 31 KTPA untuk Cegah Kebakaran Lahan dan Kebun

Kejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian Anggaran

Kejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian Anggaran
Plt Kadis PUPR Kampar, Arif Dwi Kurniawan.

KAMPAR — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar terus memacu realisasi program kerja memasuki triwulan keempat tahun anggaran 2026. Hingga akhir triwulan ketiga, realisasi fisik program PUPR telah mencapai 49,70 persen dari rencana awal sebesar 52 persen, mencatatkan deviasi minor sekitar 2,45 persen. Sementara itu, realisasi keuangan tercatat berada di angka 45,79 persen.

Untuk mengatasi deviasi tersebut dan mengoptimalkan sisa waktu yang ada, Dinas PUPR Kampar menyiapkan sejumlah langkah strategis. Beberapa kegiatan yang belum terlaksana atau sedang berjalan akan dilakukan perbaikan dan penyesuaian administratif melalui pergeseran anggaran pada APBD Perubahan 2026.

"Saat ini progres terus kita optimalkan karena sudah memasuki triwulan keempat. Langkah utama yang kami ambil adalah percepatan fisik di lapangan, evaluasi monitoring berkala, serta validasi pekerjaan. Kami juga menginventarisir dan memperbaiki kesalahan penamaan paket pekerjaan agar perencanaan clear saat masuk di APBD Perubahan nanti," kata Plt Kadis PUPR Kampar, Arief Dwi Kurniawan saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (8/9/26).

Pihaknya mengakui tantangan terbesar dalam realisasi tahun ini adalah faktor eksternal, khususnya penyesuaian Harga Perkiraan Sendiri (HPS) oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dinamika harga pasar global, seperti lonjakan harga minyak akibat konflik internasional, berdampak langsung pada kenaikan harga material krusial seperti aspal jenis AC-WC. 

Penyesuaian harga ini dinilai penting agar tidak merugikan penyedia jasa dan memastikan proyek tetap berjalan sesuai standar kualitas. Mengingat waktu menuju akhir tahun semakin mepet setelah APBD Perubahan, Dinas PUPR juga berkomitmen untuk terus meninjau kelayakan waktu pelaksanaan tiap kegiatan.

Di sisi lain, Dinas PUPR mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung penuh kelancaran pembangunan ini agar target 100 persen di akhir tahun dapat terealisasi.

"Insya Allah, target 100 persen di akhir tahun bisa kita capai. Tercapainya target ini sangat penting untuk memperlancar konektivitas infrastruktur sesuai dengan visi dan arahan Pak Bupati. Jika infrastruktur lancar, roda perekonomian daerah akan berputar lebih cepat, dan dampak positifnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.