TERKINI
Kadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurDisbunnak Keswan Kampar Update Harga TBS Periode 2-8 September 2026

Kadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Kadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

KAMPAR – Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura di Kabupaten Kampar dibuka langsung oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (16/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mantan Bupati Kampar Jefry Noer, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardy Mardiansyah, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda.

Turut juga dihadiri Kepala Disbunnak Keswan Kampar, Marahalim, Kepala Dinas Pertanian, Nurilahi Ali, Kepala OPD lainnya, pimpinan perusahaan, para Camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Desa, serta para pelaku usaha dan kelompok tani.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa sektor hortikultura memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat perekonomian daerah. Oleh karena itu, pengembangan komoditas hortikultura harus dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan lahir kesamaan persepsi dan langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi lahan dan sumber daya yang sangat mendukung untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura seperti pisang cavendish yang telah dibuat Bupati Kampar pada masanya yang dinilai bepotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal melalui penerapan teknologi pertanian yang tepat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para petani dalam mewujudkan sektor hortikultura yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, mantan Bupati Kampar Jefry Noer turut menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut, dan memaparkan cara pengembangan Pisang Cavendish dari pembibitan hingga panen.

Jefri Noer juga memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memajukan sektor pertanian. Menurutnya, pertanian merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian bersama.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diakhiri dengan sesi diskusi serta pemaparan materi terkait strategi pengembangan tanaman hortikultura sebagai upaya meningkatkan produksi dan pendapatan petani khususnya Pisang Cavendish di Kabupaten Kampar.

Dengan dibukanya kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap pengembangan tanaman hortikultura dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Kampar.