TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Berdayakan Ternak Ayam Petelur,Lapas Pasir Pengaraian,Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Berdayakan Ternak Ayam Petelur,Lapas Pasir Pengaraian,Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Pasir Pangaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produktif berdayakan ternak ayam petelur, Rabu (08/01/2025).

Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada WBP, cara budidaya ayam petelur, pemeliharaan kandang ayam petelur, hingga pengelolaan hasil produksinya.

Selain memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan lapas, program ini juga memberikan peluang ekonomi bagi WBP saat kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba didampingi Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu dan Kasubsi Bimker Andi Sarhairi menjelaskan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga memberi keterampilan praktis bagi warga binaan untuk mandiri. Melalui program ini, kami mendukung ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu berkontribusi di luar lapas.”

Dengan pendekatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.


"Kemudian hasil dari produksi telur ini akan dijual ke vendor pihak ketiga pemasok BAMA sebagai bahan makanan WBP dan ini sesuai dengan Program Akselarasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan wujud nyata dukungan progam ketahanan pangan bapak presiden prabowo ".Tutup Kalapas.