TERKINI
Wakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi BanjirOmbudsman Pekanbaru Kunjungi Lapas Pekanbaru, Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kualitas PelayananPerkuat SDM Daerah, PHR Dorong Generasi Muda Riau Kembangkan Potensi dan KarierAnggota DPRD Kampar, Hendri Domo Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Berpotensi Jadi Event Nasional

Berdayakan Ternak Ayam Petelur,Lapas Pasir Pengaraian,Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Berdayakan Ternak Ayam Petelur,Lapas Pasir Pengaraian,Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Pasir Pangaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produktif berdayakan ternak ayam petelur, Rabu (08/01/2025).

Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada WBP, cara budidaya ayam petelur, pemeliharaan kandang ayam petelur, hingga pengelolaan hasil produksinya.

Selain memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan lapas, program ini juga memberikan peluang ekonomi bagi WBP saat kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba didampingi Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu dan Kasubsi Bimker Andi Sarhairi menjelaskan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga memberi keterampilan praktis bagi warga binaan untuk mandiri. Melalui program ini, kami mendukung ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu berkontribusi di luar lapas.”

Dengan pendekatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.


"Kemudian hasil dari produksi telur ini akan dijual ke vendor pihak ketiga pemasok BAMA sebagai bahan makanan WBP dan ini sesuai dengan Program Akselarasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan wujud nyata dukungan progam ketahanan pangan bapak presiden prabowo ".Tutup Kalapas.