TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Camat Yudha Rajasa Tegaskan : Belum Ada Diberlakukan Lockdown Di Kec. Sungai Mandau.

Camat Yudha Rajasa Tegaskan : Belum Ada Diberlakukan Lockdown Di Kec. Sungai Mandau.

SIAK. Superriau.com - Pemerintah hingga kini belum memutuskan pemeberlakuan sistem lockdown atau penguncian wilayah untuk menekan angka penularan virus corona ( Covid-19 ) di Indonesia setelah diberlakukanya New normal. Karna saat ini pemerintah masih mempertimbangkan berbagai aspek dalam upaya pengendalian pandemi virus corona. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan pemerintah adalah pengalaman sejumlah negara yang menerapkan karantina wilayah maupun lockdown untuk mengendalikan penyebaran virus corona sehingga memicu masalah baru. Namun untuk antisipasi hal itu pemerintah telah menerapkan New Normal atau adaptasi baru.

Berbeda dengan beberapa perusahaan di wilayah Sungai Mandau dimana salah satu perkebunan sawit PT. SIR II Sei Mandau yang berdomisili di Desa Muara Kelantan Kec. Sungai Mandau Kab. Siak - Riau yang menerapkan penguncian wilayah atau lokdown masyarakat di areal Perusahaan.

Penerapan lockdown diberlakukan pihak perusahaan kepada masyarakat yang masuk dan keluar wilayah perusahaan. Hal ini diketahui dimana ketika salah satu awak media, Jumaat ( 17/09/20 ) mencoba menjumpai keluarga dengan kepentingan pribadi  dan begitu juga masyarakat lain yang ingin menjumpai keluarga mereka. Salah satu pihak keamanan tidak memperbolehkan masuk ke areal kebun dengan alasan telah diberlakukan lockdown. " Tidak boleh masuk pak karna intruksi pimpinan sudah diberlakukan lockdown, apalagi bagi masyarakat Siak dan yang dari Perawang. " Tegasnya

Masyarakat yang sangat kesal atas kebijakan perusahaan itu merasa tidak berterima berhubung sudah sangat lama tidak bisa bersilahturahmi dengan keluarganya. " Ya. Kita tidak tau kapan diberlakukan dan dari mana dasarnya ada edaran lockdown diareal perusahaan ini. Kalau untuk saat ini kan sudah diberlakukan new normal atau perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal dimana perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid - 19. " ujarnya

" Kita kan tetap ikuti prokes seperti halnya sudah pakai masker dan cuci tangan. Kalau bisa juga silahkan di cek suhu tubuh kami kalau memang ada gejala Covid kami bisa dilarang untuk tidak diperbolehkan masuk. Ini belum dilakukan apa-apa sudah dilarang untuk tidak bisa bersilahturahmi dengan keluarga kita. " Kesal mereka.

Awak media, Jumaat (17/09/20 ) yang  konfirmasi pimpinan Perusahaan PT. SIR II Sei Mandau melalui KTU Pak Nanang. Lewat Telpon seluler Nanang Menyatakan jika sudah diberlakukan lockdown. " Ya, Pak. Kita sekarang sudah terapkan lokdown bagi diareal perusahaann berhubung penularan pandemi covid 19 semakin melambung tinggi di Kabupatesn Siak. Jadi harap dimaklumi ". Jelasnya

Menyikapi hal penerapan lockdown di areal perusahaan PT. Sir II Sei Mandau. Camat Sungai Mandau Yudha Rajasa, STP menjelskan jika belum ada penerapan locdown diwilayah Kec. Sungai Mandau.

" Kalau kita dari pihak pemerintah Kec. Sungai Mandau tidak berani memberikan perintah untuk lockdown suatu wilayah. Yang menerbitkan intruksi itu hanya Gubernur. Kalau untuk di perusaha'an - perusahaan kita sudah pernah masuk bersama team gugus tugas baik dari Kepolisian maupun dari TNI dan telah melakukan upaya - upayas sosialisasi untuk tetap mematuhi prptokol kesehatan diseluruh tempat dan pada kegiatan apapun. Seperti halnya pakai masker, cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh. Jadi untuk lock down itu belum ada kita intruksikan ". Tutpnya

Dari pantauan awak media pada pintu masuk utama pos 1, pihak perusahaan belum mengikuti ptokol kesehatan dimana bagi pekerja dan warga keluar masuk tidak dilakukam pengukuran suhu tubuh dan juga fasilitas tempat cuci tangam tidak terisi air alias kosong dan juga tanpa sabun cuci.