KAMPAR — Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan lahan dan penyelesaian administrasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Kabupaten Kampar. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Misharti menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari peninjauan lokasi, pengukuran lahan, hingga penyelesaian dokumen administrasi dan legalitas tanah.
Terkait lokasi pembangunan, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mempertimbangkan lahan di sekitar Kantor Bupati Kampar. Namun, berdasarkan hasil evaluasi teknis, lokasi tersebut dinilai kurang memenuhi persyaratan karena adanya tower serta kondisi kontur tanah yang cukup miring.
Setelah melakukan kajian dan peninjauan terhadap sejumlah alternatif aset daerah, Pemkab Kampar menetapkan lahan di Jalan Lingkar, tepatnya di samping Politeknik Kampar, sebagai lokasi yang dinilai lebih representatif untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung penuh program Sekolah Rakyat. Kami telah melakukan peninjauan dan pengukuran terhadap lahan di samping Politeknik Kampar, Jalan Lingkar. Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi tersebut dinilai layak untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III,” ujar Misharti, Rabu (14/10/2026).
Ia menambahkan, seluruh dokumen administrasi dan sertifikat lahan yang menjadi persyaratan telah disiapkan dan diselesaikan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, dari sisi kesiapan lahan dan administrasi, Pemkab Kampar telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelanjutan program tersebut.
“Untuk administrasi, surat-menyurat dan sertifikat lahan sudah disiapkan. Pengukuran lahan juga telah dilaksanakan. Saat ini, kami menunggu keputusan resmi dari Kementerian Sosial terkait penetapan jadwal dimulainya pembangunan,” jelasnya.
Misharti berharap proses selanjutnya dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kampar dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III ini dapat segera dimulai. Pemerintah Kabupaten Kampar siap memberikan dukungan sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab daerah agar program ini dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Menurut Misharti, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki arti penting dalam meningkatkan pemerataan kesempatan pendidikan sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2, untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Melalui konsep pendidikan yang didukung fasilitas asrama, sarana pembelajaran, serta kebutuhan peserta didik yang ditanggung pemerintah sesuai ketentuan program, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan potensi anak.
Misharti menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Ia berharap kehadiran Sekolah Rakyat nantinya tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mempersiapkan generasi muda Kampar yang mandiri, berkarakter, serta memiliki daya saing.
“Harapan kita, Sekolah Rakyat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu. Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar dan pembangunan dapat segera direalisasikan,” tutup Misharti.




