TERKINI
Wabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM Batam

Wabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab Rampung

Wabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab Rampung

KAMPAR — Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan lahan dan penyelesaian administrasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Kabupaten Kampar. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Misharti menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari peninjauan lokasi, pengukuran lahan, hingga penyelesaian dokumen administrasi dan legalitas tanah.

Terkait lokasi pembangunan, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mempertimbangkan lahan di sekitar Kantor Bupati Kampar. Namun, berdasarkan hasil evaluasi teknis, lokasi tersebut dinilai kurang memenuhi persyaratan karena adanya tower serta kondisi kontur tanah yang cukup miring.

Setelah melakukan kajian dan peninjauan terhadap sejumlah alternatif aset daerah, Pemkab Kampar menetapkan lahan di Jalan Lingkar, tepatnya di samping Politeknik Kampar, sebagai lokasi yang dinilai lebih representatif untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung penuh program Sekolah Rakyat. Kami telah melakukan peninjauan dan pengukuran terhadap lahan di samping Politeknik Kampar, Jalan Lingkar. Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi tersebut dinilai layak untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III,” ujar Misharti, Rabu (14/10/2026).

Ia menambahkan, seluruh dokumen administrasi dan sertifikat lahan yang menjadi persyaratan telah disiapkan dan diselesaikan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, dari sisi kesiapan lahan dan administrasi, Pemkab Kampar telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelanjutan program tersebut.

“Untuk administrasi, surat-menyurat dan sertifikat lahan sudah disiapkan. Pengukuran lahan juga telah dilaksanakan. Saat ini, kami menunggu keputusan resmi dari Kementerian Sosial terkait penetapan jadwal dimulainya pembangunan,” jelasnya.

Misharti berharap proses selanjutnya dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kampar dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III ini dapat segera dimulai. Pemerintah Kabupaten Kampar siap memberikan dukungan sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab daerah agar program ini dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Menurut Misharti, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki arti penting dalam meningkatkan pemerataan kesempatan pendidikan sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2, untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Melalui konsep pendidikan yang didukung fasilitas asrama, sarana pembelajaran, serta kebutuhan peserta didik yang ditanggung pemerintah sesuai ketentuan program, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan potensi anak.

Misharti menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Ia berharap kehadiran Sekolah Rakyat nantinya tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mempersiapkan generasi muda Kampar yang mandiri, berkarakter, serta memiliki daya saing.

“Harapan kita, Sekolah Rakyat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu. Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar dan pembangunan dapat segera direalisasikan,” tutup Misharti.