BENGKALIS — Gugus III Bantan melaksanakan pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) di SD Negeri 26 Bantan, Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para guru dari berbagai sekolah di lingkungan Gugus III Bantan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Pelatihan ini menghadirkan Abdul Manaf, S.Pd., sebagai pemateri yang memberikan penjelasan dan pendampingan mengenai penggunaan Papan Interaktif Digital sebagai media pembelajaran modern di sekolah dasar.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Bantan sekaligus Kepala SD Negeri 26 Bantan, Hendri, S.Pd.SD., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan penting untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.
Menurutnya, guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan menarik.
"Kita berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memahami materi yang disampaikan, serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah masing-masing demi meningkatkan kualitas pembelajaran," kata Hendri.
Sementara itu, Ketua Gugus III Bantan, Sapiadin, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di lingkungan Gugus III Bantan.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengenal teknologi pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah berbagi pengalaman, bertukar pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi antarguru.
Menurutnya, kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi merupakan hal penting agar guru mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar.
Dalam kegiatan tersebut, Abdul Manaf, S.Pd., selaku pemateri memberikan penjelasan mengenai fungsi, fitur, dan cara pemanfaatan Papan Interaktif Digital dalam kegiatan belajar mengajar.
Para peserta diperkenalkan dengan berbagai penggunaan PID, seperti menampilkan materi pembelajaran, gambar, video edukasi, presentasi interaktif, serta sumber belajar digital lainnya.
"Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan materi dan melibatkan peserta didik secara aktif selama pembelajaran berlangsung. Penggunaan PID juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru," kata Abdul Munaf.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Gugus III Bantan dalam mendukung transformasi digital pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah dasar.
Melalui sinergi antara kepala sekolah, guru, pemateri, dan seluruh unsur pendidikan, pemanfaatan Papan Interaktif Digital diharapkan dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan di setiap satuan pendidikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi digital, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta mewujudkan proses pendidikan yang berpusat pada peserta didik.
"Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan mendorong terwujudnya pendidikan yang lebih maju, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi," pungkasnya. (Rhmt)




