TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Ditombak Karena Pasang Musik Terlalu Keras

Ditombak Karena Pasang Musik Terlalu Keras

Hatami, Deliserdang - Rudi Canli (40) tewas ditusuk tombak oleh tetangganya Poken (40). Keduanya merupakan warga Jalan Rumah Sakit Haji, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal saat korban mendatangi rumah pelaku pada Sabtu (27/7/2019). Kedatangan korban untuk meminta pelaku mengecilkan suara musik yang diputarnya terlalu keras. Dia merasa terganggu lantaran istrinya sedang menjalankan salat maghrib.

 

Diduga pelaku tidak terima teguran korban. Dia justru memaki-maki korban hingga keduanya terlibat pertengkaran sampai di luar rumah.

 

Dalam duel itu, korban diduga membawa tombak dan pelaku membawa batu. Mereka sempat bergumul dan kejar-kejaran sekitar 10 sampai 15 meter.

 

Tepatnya di tanah kosong, pelaku dan korban kembali bergumul hingga korban roboh bersimbah darah. Informasinya, korban tertusuk tombak yang dibawanya.

 

Kepala Dusun VIII Ibadika Sitepu mengaku baru mengetahui kejadian usai mendapat informasi dari warganya.

 

“Begitu tiba di TKP, rumah pelaku dalam keadaan sepi. Sementara korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut," ujarnya.

 

Polsek Percut Seituan telah menangkap pelaku di rumah orangtuanya, Jalan Jalak XV, Perumnas Mandala, Deliserdang, 2 jam usai kejadian.

 

"Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay.

 

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita satu tombak dan batu yang diduga digunakan untuk memukul korban.