TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Pemuda Pekanbaru Bersatu Dalam Perbedaan

Pemuda Pekanbaru Bersatu Dalam Perbedaan

Hatami News, Opini - Menjelang Pemilihan Presiden semakin banyak masyarakat mendukung pilihan mereka masing-masing.

Hal itu juga sering mengakibatkan perselisihan, tidak sedikit karena pilihan berbeda menimbulkan pertengkaran dan juga perselisihan.

Beberapa Pemuda di pekanbaru berdiskusi mengenai politik yang belakangan ini semakin ngeri menurut mereka. namun pemuda ini masih tetap bersatu dan tetap berteman walaupun ada perbedaan diantara mereka.

Pemuda ini menilai adanya pilihan ditengah kondisi seperti PilPres saat ini tidak membodohi mereka untuk berselisih. Karena seharusnya perbedaan bukan lah menimbulkan perlawanan melainkan pencapaian yang sama (sama-sama ingin Presiden terbaik)

Iyen Erianto mahasiswa UIR yang menilai Politik Itu suatu Pencapaian dimana ada kepentingan didalamnya, sama juga dengan Robbie Suherman yang juga mahasiswa UIR yang sepakat dengan alasan Iyen dimana politik Sebuah kepentingan.

Berbeda dengan Wira Anugrah Ketua SAPMA IPK Kota Pekanbaru yang menurutnya Politik itu Adalah sebuah Cara yang dimana cara itu dilakukan untuk kepentingan sendiri. walaupun berbeda implementasinya namun arti intinya tetap sama yaitu Kepentingan.

Lalu Ari Fernando Achmad Pebisnis muda Pekanbaru dan temannya Ravesh Srajesh Mahasiswa Fisipol UIR,  juga Menilai bahwa politik itu adalah cara yang selalu kadang menjebak yang menjadikan perselisihan diantara beberapa kelompok. namun Bagi mereka untuk menadi musuh bukanlah keinginan mereka. 

Mungkin dari kita semua punya penilaian tersendiri dalam mengartikan POLITIK
Namun kami redaksi menyarankan Berpolitik tidak masalah namun cara politik itu yang harus kita perhatikan, harus santun dan sopan tetap bersatu dalam NKRI.*

#PemudaPekanbaru #CintaPersatuan #GenerasiPemimpin

Sumber: OPINI