TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Epidemiolog Minta Pemerintah Batalkan Beli Semua Kandidat Vaksin Covid-19

Epidemiolog Minta Pemerintah Batalkan Beli Semua Kandidat Vaksin Covid-19
Uji kandidat vaksin Covid-19. - Jhonson & Jhonson

LIFE&STYLE   »   Health

Epidemiolog Minta Pemerintah Batalkan Beli Semua Kandidat Vaksin Covid-19

Pemerintah diminta membatalkan semua rencana pembelian vaksin dari sejumlah negara, karena belum ada yang terbukti lolos uji klinis.

 

Mia Chitra DinisariMia Chitra Dinisari - Bisnis.com
24 Oktober 2020 - 18:24 WIB

Uji kandidat vaksin Covid-19.  - Jhonson & Jhonson

Uji kandidat vaksin Covid-19. - Jhonson & Jhonson

A+ A-

Bisnis.com, JAKARTA - Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono meminta pemerintah batalkan semua rencana pembelian kandidat vaksin Covid-19.

Alasannya, agar proses pembelian harus menunggu hasil uji klinis rampung, sehingga keamanannya bisa terjamin.

Dia juga meminta pemerintah melakukan penguatan sistem kesehatan publik di Indonesia untuk mencegah penyebaran kian meluas.

"Sampai sekarang belum ada vaksin Covid-19. Batalkan semua rencana pembelian kandidat vaksin. Tunggu," tulisnya dikutip dari akun twitternya.

Dia juga menambahkan vaksin bukan solusi jangka pendek untuk atasi pandemi Covid-19. Perlu cakupan vaksin yang tinggi, sangat tergantung efektivitas vaksinnya.

LIFE&STYLE   »   Health

Epidemiolog Minta Pemerintah Batalkan Beli Semua Kandidat Vaksin Covid-19

Pemerintah diminta membatalkan semua rencana pembelian vaksin dari sejumlah negara, karena belum ada yang terbukti lolos uji klinis.

 

Mia Chitra DinisariMia Chitra Dinisari - Bisnis.com
24 Oktober 2020 - 18:24 WIB

Uji kandidat vaksin Covid-19.  - Jhonson & Jhonson

Uji kandidat vaksin Covid-19. - Jhonson & Jhonson

A+ A-

Bisnis.com, JAKARTA - Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono meminta pemerintah batalkan semua rencana pembelian kandidat vaksin Covid-19.

Alasannya, agar proses pembelian harus menunggu hasil uji klinis rampung, sehingga keamanannya bisa terjamin.

Dia juga meminta pemerintah melakukan penguatan sistem kesehatan publik di Indonesia untuk mencegah penyebaran kian meluas.

"Sampai sekarang belum ada vaksin Covid-19. Batalkan semua rencana pembelian kandidat vaksin. Tunggu," tulisnya dikutip dari akun twitternya.

Dia juga menambahkan vaksin bukan solusi jangka pendek untuk atasi pandemi Covid-19. Perlu cakupan vaksin yang tinggi, sangat tergantung efektivitas vaksinnya.

Perlu persiapan, memperkuat Sistem Kesehatan Publik. Juga bukan kedaruratan yang harus diselesaikan dengan segera. Keselamatan Publik itu utama. 

Menurutnya, bila kepentingan pedagang dalam hal ini produsen vaksin lebih diperhatikan dalam atasi pandemi, maka kasus terus naik, kematian terus terjadi.

"Termasuk taktik ijon kandidat vaksin. Belum ada vaksin, semua masih masih dievaluasi. Kita harus berhati-hati, jangan sampai keselamatan publik terancam," tegasnya.

 

Sumber: bisnis.com