TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Merah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan Sukses

Merah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan Sukses

ROHUL – Suasana khidmat sekaligus semarak mewarnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Rokan Hulu, Senin sore (17/08/2026), yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu.

Menjelang dimulainya upacara, masyarakat yang memadati lokasi terlebih dahulu disuguhkan sejumlah pertunjukan yang menjadi rangkaian pembuka. Penampilan paralayang di langit Rokan Hulu menjadi salah satu atraksi yang mencuri perhatian, disusul atraksi pencak silat yang memperlihatkan ketangkasan dan semangat generasi muda.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan Marching Band Gita Karya Praja Satpol PP Rokan Hulu yang membawakan atraksi musik dan barisan dengan penuh semangat. Penampilan Polisi Cilik (Pocil) turut mengundang antusiasme masyarakat dan menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rangkaian kegiatan.

Memasuki sore hari, langit Rokan Hulu yang perlahan berubah dari terang menuju suasana gelap khas senja menjadi latar alami pelaksanaan upacara. 

Nuansa tersebut justru menambah kekhidmatan ketika seluruh peserta dan masyarakat bersiap menyaksikan detik-detik penurunan Sang Saka Merah Putih.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M. Upacara dipimpin oleh Perwira Upacara AKP Refelita Ginting, S.H., sementara Komandan Upacara AKP Lupino, S.H. bertugas memimpin jalannya pasukan.

Prosesi penurunan bendera dilaksanakan oleh putra-putri terbaik Rokan Hulu, Arfina Ramadhani bertugas sebagai pembawa baki penurunan bendera. Sementara itu, tiga anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yakni T. Muhammad Deano Adiwinata, Rayhan Aguera Irawan, dan Fahri Razaq Alvandri, menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

Dalam formasi tersebut, Bripda Abdul Aziz bertugas sebagai pengapit kanan dan Briptu Ramadh Agung Sinaga, S.H. sebagai pengapit kiri.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Anton, Ketua GOW Hj. Masni Taher, jajaran Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, serta masyarakat.

Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi agenda seremonial pemerintahan, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan panjang, pengorbanan dan persatuan para pendahulu bangsa.

Penurunan bendera pada sore hari itu pun menjadi penutup rangkaian upacara dengan pesan yang kuat: semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika Sang Merah Putih diturunkan, tetapi harus terus hidup dalam pengabdian, pelayanan kepada masyarakat, persatuan, serta pembangunan daerah (FR/MCDiskominfo).