TERKINI
JMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri

Pasien Sembuh Covid-19 Semakin Meningkat Mencapai 85,4 Persen

Pasien Sembuh Covid-19 Semakin Meningkat Mencapai 85,4 Persen

Mulai awal November 2020, kasus penyebaran terkomfirmasi  Covid-19 di Provinsi Riau, mulai melandai atau mengalami penurunan. Namun penurunan kasus positif Covid-19 ini, tidak lantas membuat masyarakat lengah terhadap disiplin protokol kesehatan.

Turunnya kasus ini karena sample swab yang masuk dari Kabupaten Kota, tidak seluruhnya di kirim ke Labolatorium biomolekuler RSUD Arifin Ahmad.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, dengan adanya aturan baru dari Kementrian kesehatan terkait pengiriman sample swab, membuat daerah harus menyesuaikannya. Sehingga terjadi penurunan kasus positif Covid-19 di Riau. 

“Alhamdulillah, kasus positif di Riau mengalami penurunan dalam beberapa minggu ini. Mudah-mudahan akan terus semakin turun. Masyarakat harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, jangan lengah dengan adanya penurunan kasus positif di Riau,” kata Mimi, Minggu (15/11).

“Penurunan kasus positif ini juga karena sample swab yang masuk berkurang. Apalagi adanya aturan baru, karena data yang masuk sekarang harus sesuai dengan aturan yang baru. Biasanya sample yang masuk itu dari daerah bisa mencapai 1.000 sample. Nah sekarang yang masuk itu 200 sample, sisanya menunggu data yang konkrit disesuaikan dengan aturan yang baru,” kata Mimi lagi. 

Mimi menjelaskan, dengan semakin landainya kasus positif di Riau ini, berpengaruh terhadap semakin tingginya persentase pasien yang sembuh dan pulang. Hingga saat ini pasien yang sembuh di Riau mencapai 85,4 persen, dan akan terus meningkat jika kasus positif terus berkurang, dan pasien yang sembuh terus bertambah.

“Pasien yang sembuh tentu semakin tinggi persentasenya, setiap ada penambahan pasien yang sembuh dan lebih banyak dari penambahan kasus positif, mudah-mudahan akan semakin banyak yang sembuh. Apalagi banyak Orang Tanpa Gejala (OTG), yang sudah menyelesaikan karantina atau isolasi mandiri, selama 14 hari,” ungkap Mimi.

Sementara itu, dari data penambahan pasien terkomfirmasi positif di Riau, pada hari Minggu (15/11), bertambah sebanyak 132 kasus, total 16.578 kasus positif. Sedangkan untuk pasien yang sembuh dan pulang mencapai 233 orang, total 14.235 orang yang sembuh. Sementara untuk pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19, bertambah 3 orang, total 385 orang meninggal dunia.