TERKINI
Pencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis

PDP Meninggal Dunia Bertambah 3 Orang

PDP Meninggal Dunia Bertambah 3 Orang
Juru Bicara Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Percepatan Penanganan Covid-19 dr Mulyadi, saat memberi keterangan pers, Selasa (14/4/2020) sore.

 Juru Bicara Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Percepatan Penanganan Covid-19 dr Mulyadi mengatakan, hari ini ada penambahan 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

Pertama, W, perempuan usia 75 tahun, warga Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya. Pasien disebut memiliki riwayat Covid-19 namun untuk riwayat bepergian belum diketahui.

"Pasien dirawat mulai 6 April 2020, dan meninggal dunia tanggal 15 April 2020. Hasil swab belum diketahui," terang Mulyadi saat memberi keterangan pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru di halaman MPP Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (15/4/) sore.

Kedua, MI, laki-laki usia 78 tahun, warga Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya. Pasien ada gejala Covid-19 dan riwayat bepergian belum diketahui. Pasien dirawat mulai tanggal 8 April 2020 dan meninggal dunia tanggal 15 April 2020. Hasil swab juga belum diketahui.

Kemudian ABK, perempuan usia 61 tahun, warga Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan. Pasien ada gejala Covid-19 dan riwayat bepergian belum diketahui. Pasien dirawat mulai tanggal 4 April 2020 dan meninggal tanggal 15 April. Hasil swab juga belum diketahui.

"Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami menyampaikan turut berduka cita. Semoga amal almarhum dan almarhumah di terima di Sisinya," ucap Mulyadi.

Secara keseluruhan, sebut dia, jumlah PDP yang tercatat hingga Rabu sore berjumlah sebanyak 113 orang dengan rincian 57 di antaranya masih dirawat di sejumlah rumah sakit, 47 sehat dan 9 orang meninggal dunia.

Selanjutnya untuk Orang Dalam Pemantauan berjumlah 3.549 orang dengan rincian 1.062 di antaranya masih proses pemantauan dan 2.487 selesai dipantau.

"Sedangkan untuk pasien positif tidak ada penambahan, tetap 11 kasus. Rinciannya 5 orang masih dirawat, 4 sehat dan 2 orang meninggal dunia," urai dia.

Dalam keterangan pers-nya, Mulyadi kembali mengimbau kepada semua pihak agar tidak mengucilkan ODP, pasien dalam pengawasan dan pasien positif serta keluarga pasien.

"Kita terus mengimbau agar warga tidak mengucilkan pasien dan keluarganya," imbau dia.

"Warga juga kita himbau untuk tetap mematuhi protokol penanganan Covid-19 seperti menjaga jarak atau social distancing, keluar rumah hanya untuk urusan penting dan tetap menggunakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun serta hindari keramaian," pesannya menambahkan. 

Sumber: (kmf)