TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Babinsa Ingatkan Warga Batang Kumu Hindari Buka Lahan Dengan Cara Membakar

Babinsa Ingatkan Warga Batang Kumu Hindari Buka Lahan Dengan Cara Membakar

ROKAN HULU, lenteranews.co -  Untuk mengantisipasi serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa terus lakukan patroli guna memonitoring kerawanan terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

Seperti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 11/Tambusai Kodim 0313/KPR, Pelda MS. Zuhri dan Serma Sofyan yakni melakukan pengawasan Karhutla  bersama Komponen Masyarakat Peduli Api (MPA) diwilayah Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (16/12/2020).

Melalui patroli, ditemukan luas lahan terbakar 0,5 hektare di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Lahan yang siap untuk dibakar.

Saat dikonfirmasi Komandan Koramil (Danramil) 11/Tambusai Kapten Inf Yuhardi mengatakan Lahan yang merupakan milik warga tersebut Hanya akan terus dipantau dan diberikan peringatan untuk tidak membakar lahan, Jika yang bersangkutan melakukan pembakaran, maka sanksi administrasi akan dikenakan, "Ujar Danramil.

Memang ada beberapa wilayah yang kami waspadai berpotensi rawan kebakaran hutan dan lahan Seperti di wilayah Desa Batang Kumu ini, yang masih banyak kawasan lahan dan hutan serta perkebunan, "Jelasnya.

Sembari berpatroli Pelda MS. Zuhri  juga mengimbau kepada warga setempat agar mewaspadai berbagai potensi bencana, Ia mengatakan akan terus menekan kebiasaan masyarakat yang membakar alang-alang saat membuka lahan baru. Kegiatan seperti itulah yang akan memicu potensi terjadinya kathutla, "Pungkas Pelda Zuhri.

(*)

Sumber: Pendim 0313/KPR