TERKINI
Jelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas Riau

Lapas Pasir Pangarayan Rutin Gelar Pengajian Warga Binaan Perempuan

Lapas Pasir Pangarayan Rutin Gelar Pengajian Warga Binaan Perempuan

Pasir Pengaraian -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, khususnya melalui pembinaan keagamaan. Salah satunya dilaksanakan melalui kegiatan pengajian rutin bagi Warga Binaan perempuan dengan menghadirkan ustadzah dari luar Lapas sebagai pembimbing pada Jumat (11/9/2026). 

Kegiatan pengajian tersebut menjadi salah satu sarana bagi Warga Binaan perempuan untuk mendapatkan pembelajaran keagamaan sekaligus membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan. Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan mendapatkan bimbingan dari ustadzah yang memberikan materi keagamaan. 

Selain pengajian dan belajar membaca Al-Qur'an, pembinaan juga diarahkan pada pembiasaan ibadah, salah satunya melalui pelaksanaan shalat dhuha. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari rutinitas positif Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung proses pembentukan kepribadian Warga Binaan.

“Kami terus mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan, termasuk pengajian, belajar mengaji, dan pembiasaan salat Duha. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperdalam pemahaman agama, membangun kebiasaan yang positif, serta terus memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan,” ujar Andi. 

Kehadiran ustadzah dari luar Lapas dalam kegiatan tersebut turut mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan perempuan. Bimbingan diberikan melalui pengajian dan pembelajaran mengaji yang dilaksanakan secara rutin.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berupaya memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian.

Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada penguatan karakter dan kepribadian Warga Binaan.(HumasLpasian)