TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Ditargetkan Tuntas 2027Jalur Strategis Rohul Padang Lawas Diusulkan Naik Status Jadi Jalan Nasional

Ditargetkan Tuntas 2027Jalur Strategis Rohul Padang Lawas Diusulkan Naik Status Jadi Jalan Nasional

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah. Bupati Rokan Hulu menyambangi Kantor Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR di Jakarta untuk mengusulkan peningkatan status ruas jalan Simpang Rantau Berangin – Pasir Pengaraian – Padang Lawas menjadi jalan nasional. Selasa (11/8/2026). 

Langkah jemput bola ini digagas langsung oleh Bupati Rohul sebagai bentuk ikhtiar nyata dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta membuka isolasi ekonomi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rohul berdiskusi langsung dengan Plt. Direktur Sistem Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR. Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh Bupati Padang Lawas beserta rombongan, mengingat ruas jalan tersebut menjadi urat nadi lintas provinsi yang menghubungkan Riau dan Sumatera Utara.

Usulan perubahan status jalan provinsi menjadi jalan nasional ini bukan sekadar urusan administratif. Jika terealisasi, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalur sepanjang koridor tersebut akan ditangani langsung oleh APBN melalui Kementerian PUPR, sehingga penanganannya lebih terarah, responsif, dan berkelanjutan.

Peningkatan infrastruktur jalan ini diproyeksikan membawa dampak multidimensi bagi kawasan lintas batas Riau-Sumut:
1.Mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan (khususnya kelapa sawit dan karet) serta menekan biaya transportasi angkutan barang.
2. Meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengendara yang melintasi perbatasan antarprovinsi.

3. Mendorong iklim investasi baru, menggairahkan sektor pariwisata daerah, serta memperluas akses pasar bagi UMKM lokal.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menargetkan alih status jalan strategis ini dapat terealisasi secara resmi pada tahun 2027. Saat ini, proses koordinasi teknis dan kelengkapan berkas administrasi terus dimatangkan bersama Pemprov Riau, Pemkab Padang Lawas, dan Kementerian PUPR.

Upaya ini menegaskan komitmen Pemkab Rohul bahwa pembangunan infrastruktur yang merata merupakan kunci utama dalam membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Kominfo).