TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan “SI OCU PARKIR KAMPAR”, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Warga Binaan Lapas Pasir Pangaraian Terus Budidaya Jamur Tiram sebagai Bekal Kemandirian

Warga Binaan Lapas Pasir Pangaraian Terus Budidaya Jamur Tiram sebagai Bekal Kemandirian

Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui program pembinaan kemandirian yang produktif dan bernilai ekonomi. Salah satu kegiatan yang saat ini dilaksanakan adalah budidaya jamur tiram yang dikelola langsung oleh warga binaan di lingkungan lapas.

Kegiatan budidaya jamur tiram ini menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan, mulai dari perawatan media tanam, pemeliharaan, hingga proses panen. Melalui program tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga pengalaman berwirausaha yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Kegiatan Kerja, Weddy Suanda Putra, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih produktif dan mandiri.

"Program budidaya jamur tiram ini menjadi salah satu wadah bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.

Selain memiliki nilai jual yang cukup baik, budidaya jamur tiram juga relatif mudah dikembangkan dan memiliki peluang pasar yang luas. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kerja, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan warga binaan.

Selain sebagai sarana pembinaan kemandirian, kegiatan budidaya jamur tiram ini juga mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada aspek kemandirian pangan melalui pengembangan sektor pertanian di lingkungan Lapas.

Melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berupaya mewujudkan proses pembinaan yang bermanfaat dan berdampak nyata bagi masa depan warga binaan.