TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program Nasional Diikuti Wabup Kampar

Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program Nasional Diikuti Wabup Kampar

KAMPAR - Wakil Bupati Kampar Dr.Misharti.S.Ag.M.Si mengikuti Rakor pengendalian inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Pemda dalam Program 3 juta Rumah dan Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal melalui zoom meeting di Ruang Media Center (Gedung Asisten 2) Bangkinang Kota, Senin (20/4/26).

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri RI Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir.M.Si, Perwakilan Forkopimda ,Asisten II Bidang Pembangunan dan SDM Drs.Muhammad.M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dr.Yuli Usman.M.Ag, Badan Pusat Statistik Kampar Tunggoni, Perwakilan Kepala OPD, Kepala Bagian Ekonomi Purwoko dan Tim Pengendalian Inflasi Kampar. 

Rakor pengendalian inflasi menjadi agenda utama yang dibahas. Pemerintah pusat tiap minggu membahas inflasi di seluruh Indonesia, pentingnya langkah konkret dari setiap daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang biasanya sewaktu-waktu memicu kenaikan harga. Wakil Bupati Kampar Dr.Misharti.S.Ag.M.Si menegaskan komitmen Pemkab Kampar dalam mendukung kebijakan nasional dengan memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari distribusi pangan, pengawasan pasar, hingga pemberdayaan petani lokal.

“Inflasi bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir dengan solusi nyata agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Misharti.

Agenda kedua membahas evaluasi pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat sebagai upaya menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Kampar menyampaikan laporan perkembangan di wilayah Kampar, termasuk tantangan yang dihadapi dalam penyediaan lahan, keterjangkauan harga, serta dukungan pembiayaan.

Beliau menekankan bahwa program ini sangat relevan bagi Kabupaten Kampar, mengingat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan hunian yang terus meningkat. Pemerintah daerah, menurutnya, siap bersinergi dengan kementerian terkait, pengembang, dan perbankan untuk mempercepat realisasi target.

Agenda terakhir adalah sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Pemerintah pusat menekankan bahwa sertifikasi halal bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga kebutuhan mendesak untuk melindungi konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal. Wakil Bupati Kampar menyambut baik sosialisasi ini, mengingat Kampar memiliki potensi besar di sektor kuliner, UMKM dan produk olahan pangan.

“Produk halal adalah jaminan kualitas dan kepercayaan. Dengan sertifikasi halal, UMKM Kampar akan lebih mudah menembus pasar nasional bahkan internasional,” tegas Misharti.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Wakil Bupati Kampar menegaskan bahwa Pemkab Kampar berkomitmen penuh mendukung kebijakan nasional, baik dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui pengendalian inflasi, mempercepat program perumahan rakyat, maupun memastikan produk lokal memenuhi standar halal. Semua agenda tersebut diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kampar.

“Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci. Kabupaten Kampar siap menjadi bagian dari gerakan nasional untuk ekonomi yang stabil, masyarakat yang sejahtera dan produk yang berkualitas,” tutup Misharti.(Adv)