TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Festival Kreatif Lipat Kain Season III Dibuka Bupati Kampar

Festival Kreatif Lipat Kain Season III Dibuka Bupati Kampar

KAMPAR –Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., membuka secara resmi Festival Kreatif Lipatkain Season III Tahun 2026 dihadapkan berbagai elemen masyarakat yang digelar di Pelataran Kantor Lurah Lipatkain. Rabu, (08/04).

Kegiatan ini diadakan selama 4 hari yang menjadi ajang unjuk kreativitas bagi masyarakat lokal sekaligus upaya pelestarian adat istiadat di wilayah Kampar Kiri. 

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa tema tahun ini, "Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati", merupakan panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk tidak meninggalkan akar budaya di tengah gempuran modernisasi. "Kita ingin ekonomi kreatif tumbuh, namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur yang kita miliki," ujarnya. 

“Dengan Tema festival tahun ini "Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati." Kalimat "dengan hati" bukan sekadar hiasan kata. Ini adalah pengingat bahwa dalam membangun ekonomi, kita tidak boleh kehilangan jati diri. Produk yang lahir dari hati, yang membawa napas budaya Kampar Kiri, akan memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi di pasar global” tambah Ahmad Yuzar.

Bupati hadir dengan didampingi oleh jajaran pejabat teknis, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, serta Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kampar. Kehadiran para kepala dinas ini bertujuan untuk memastikan pembinaan sektor pariwisata dan pendidikan berbasis budaya dapat berjalan selaras. 

Turut hadir dalam prosesi pembukaan, Plt. Camat Kampar Kiri, Lurah Lipatkain, serta jajaran pemuka masyarakat yang terdiri dari Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cerdik Pandai. Kehadiran para tokoh adat ini menegaskan bahwa dukungan moral dan adat menjadi pilar utama kesuksesan festival tersebut. 

Acara yang dipadati oleh ribuan masyarakat Lipatkain ini menampilkan berbagai potensi lokal, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas. Festival ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi bangkitnya UMKM di sektor ekonomi kreatif yang dikelola dengan semangat kebersamaan. 

Ahmad Yuzar juga menyampaikan bahwa tema tahun ini merupakan panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk tidak meninggalkan akar budaya. Sesuai pepatah adat, "Patah tumbuah hilang bagonti, pusako lamo jan dipasiasi," beliau menegaskan bahwa ekonomi kreatif harus tumbuh tanpa mencabut akar nilai-nilai luhur yang kita miliki," Pungkas Bupati pada sambutannya. (Adv)