TERKINI
Ade Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26

Warga Binaan Lapas Pasir Pangaraian Ciptakan Lagu Ampunan dalam Lomba Cipta Lagu Pemasyarakatan

Warga Binaan Lapas Pasir Pangaraian Ciptakan Lagu  Ampunan dalam Lomba Cipta Lagu Pemasyarakatan

Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut berpartisipasi dalam Lomba Cipta Lagu Tema Pemasyarakatan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dengan menghadirkan karya berjudul “Ampunan”, yang merupakan hasil ciptaan dan penampilan warga binaan.

Lagu “Ampunan” lahir dari kolaborasi kreatif warga binaan yang terlibat langsung dalam proses penciptaan hingga aransemen musik. Dalam penampilannya, warga binaan memainkan berbagai alat musik seperti gitar, piano, dan kajon, serta mengisi vokal dengan penuh penghayatan, sehingga menghasilkan nuansa yang menyentuh dan sarat makna religius.

Karya ini menggambarkan perjalanan batin seseorang yang menyadari kesalahan, memohon ampunan, serta menumbuhkan tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Lirik dan irama yang dihadirkan menyampaikan pesan tentang harapan, penyesalan, dan semangat perbaikan diri.

Kepala Lapas Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Ega Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan ruang untuk mengekspresikan diri secara positif. Lagu ‘Ampunan’ memiliki makna yang mendalam, dengan pesan religius yang mendorong semangat untuk berubah ke arah yang lebih baik. Ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas berjalan dan mampu menggali potensi yang dimiliki warga binaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan seni diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, serta menjadi sarana refleksi diri selama menjalani masa pembinaan.

Partisipasi Lapas Pasir Pangaraian dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung program pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, sekaligus menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi untuk berkarya dan memberikan pesan positif bagi masyarakat.