TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Wabup Syafaruddin Poti Buka FGD Optimalisasi PAD Tahun 2026

Wabup Syafaruddin Poti Buka FGD Optimalisasi PAD Tahun 2026

Rohul - Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM membuka Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pendapatan Daerah di Ruang Rapat Lantai III kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (10/12/2025).

Turut Hadir Kepala OPD camat Se-Rokan Hulu dan diundang sebagai narasumber Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau Evenri Sihombing.

Dalam arahannya Wakil Bupati Syafaruddin Poti mengatakan  bahwa pemerintah Akan mengupayakan Optimalisasi Pendapatan Daerah diawali dengan Pendataan sumber PAD di kabupaten Rokan Hulu.

"Untuk optimalisasi PAD, kita awali dengan Pendataan sumber pendapatan di kabupaten Rokan Hulu" ungkapnya.

Sementara, Kepala Bapenda Rokan Hulu Margono, S.Sos, M.Si menyampaikan dimana  Menyongsong tahun 2026 pendapatan daerah harus meningkat. 

"Tahun 2026 PAD Rohul harus meningkat sehingga harus Ada koordinasi dan kolaborasi dari seluruh elemen mulai dari kepala desa, camat, OPD dan seluruh masyarakat" ujarnya.

Margono juga mengatakan Dengan adanya sosialisasi, percepatan dan regulasi yang jelas maka hasil diskusi FGD bisa di terapkan hingga ke desa sehingga pendapatan daerah bisa meningkat.

Kepala Bapenda Margono menyebutkan bahwa Target PAD tahun 2026 sebesar  183 miliyar Rupiah sehingga perlu upaya dari semua pihak, dirinya juga mengatakan sektor pajak merupakan penghasil PAD terbesar. 

Oleh karena itu seluruh elemen perlu Meningkatkan kinerja dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pajak adalah salah satu kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah (KominfoRohul).