TERKINI
JMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri

WBP Perempuan Lapas Pasir Pengaraian Gelar Pengajian Penuh Berkah

WBP Perempuan Lapas Pasir Pengaraian Gelar Pengajian Penuh Berkah

Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian kembali menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin bagi Warga Binaan perempuan sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Jum'at (14/11/2025). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para Warga Binaan dan dibimbing langsung oleh ustazah dari luar yang selama ini berkomitmen mendampingi pembinaan mengaji di Lapas Pasir Pengaraian.

Pengajian yang digelar di Masjid Attaubah Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian tersebut menjadi wadah penting bagi Warga Binaan untuk memperdalam ilmu agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Melalui bimbingan ustazah, para Warga Binaan tidak hanya belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memahami arti perubahan ke arah yang lebih baik.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen lapas dalam memberikan pembinaan rohani yang menyeluruh.

“Pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan. Kehadiran ustazah yang secara konsisten membimbing Warga Binaan perempuan tentu memberikan dampak positif bagi mereka untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para Warga Binaan perempuan dapat terus meningkatkan pemahaman agama serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri saat kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan program pembinaan kepribadian yang terus diperkuat sesuai perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. Seluruh arahan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan spiritual bagi warga binaan sebagai pondasi pembentukan moral dan karakter.(HumasLpasian)