TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Sentuh Hati dan Bangun Kepribadian, Warga Binaan Perempuan Antusias Ikuti Pengajian Rutin

Sentuh Hati dan Bangun Kepribadian, Warga Binaan Perempuan Antusias Ikuti Pengajian Rutin

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus berupaya meningkatkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, salah satunya melalui program pengajian rutin dan pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi warga binaan perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala di aula pembinaan perempuan dengan pendampingan petugas serta ustazah yang dihadirkan dari luar, Jum'at (07/11/2025).

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang terus diperkuat sesuai perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. Seluruh arahan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan spiritual bagi warga binaan sebagai pondasi pembentukan moral dan karakter.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga mendapatkan bimbingan untuk memperbaiki diri. Dengan kehadiran ustadz dari luar, diharapkan pembinaan ini semakin menyentuh hati dan membawa perubahan nyata,” ujar Sunu.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan perempuan belajar membaca ayat Al-Qur'an. Program ini juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dan memperkuat motivasi satu sama lain dalam proses perubahan diri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan perempuan dapat meningkatkan pemahaman agama serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.