TERKINI
Pencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis

Sentuh Hati dan Bangun Kepribadian, Warga Binaan Perempuan Antusias Ikuti Pengajian Rutin

Sentuh Hati dan Bangun Kepribadian, Warga Binaan Perempuan Antusias Ikuti Pengajian Rutin

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus berupaya meningkatkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, salah satunya melalui program pengajian rutin dan pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi warga binaan perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala di aula pembinaan perempuan dengan pendampingan petugas serta ustazah yang dihadirkan dari luar, Jum'at (07/11/2025).

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang terus diperkuat sesuai perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. Seluruh arahan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan spiritual bagi warga binaan sebagai pondasi pembentukan moral dan karakter.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga mendapatkan bimbingan untuk memperbaiki diri. Dengan kehadiran ustadz dari luar, diharapkan pembinaan ini semakin menyentuh hati dan membawa perubahan nyata,” ujar Sunu.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan perempuan belajar membaca ayat Al-Qur'an. Program ini juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dan memperkuat motivasi satu sama lain dalam proses perubahan diri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan perempuan dapat meningkatkan pemahaman agama serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.