TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Sentuh Hati dan Bangun Kepribadian, Warga Binaan Perempuan Antusias Ikuti Pengajian Rutin

Sentuh Hati dan Bangun Kepribadian, Warga Binaan Perempuan Antusias Ikuti Pengajian Rutin

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus berupaya meningkatkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, salah satunya melalui program pengajian rutin dan pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi warga binaan perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala di aula pembinaan perempuan dengan pendampingan petugas serta ustazah yang dihadirkan dari luar, Jum'at (07/11/2025).

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang terus diperkuat sesuai perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. Seluruh arahan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan spiritual bagi warga binaan sebagai pondasi pembentukan moral dan karakter.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga mendapatkan bimbingan untuk memperbaiki diri. Dengan kehadiran ustadz dari luar, diharapkan pembinaan ini semakin menyentuh hati dan membawa perubahan nyata,” ujar Sunu.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan perempuan belajar membaca ayat Al-Qur'an. Program ini juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dan memperkuat motivasi satu sama lain dalam proses perubahan diri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan perempuan dapat meningkatkan pemahaman agama serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.