TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Penataan Kawasan Candi Muara Takus, Zamhur: Penataannya Harus Dengan Perencanaan Yang Matang

Penataan Kawasan Candi Muara Takus, Zamhur: Penataannya Harus Dengan Perencanaan Yang Matang

KAMPAR — Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, memimpin rapat pembahasan tindak lanjut hasil identifikasi awal rencana penataan kawasan Candi Muara Takus, yang digelar di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar, Selasa (7/10/25).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Hambali, serta dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kampar, dan PT PLN (Persero).

Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil identifikasi awal yang telah dilakukan terhadap rencana penataan kawasan Candi Muara Takus, dengan tujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam pengembangan dan penataan kawasan cagar budaya tersebut secara menyeluruh.

Dalam arahannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh pihak terkait agar proses penataan kawasan Candi Muara Takus berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kawasan Candi Muara Takus merupakan salah satu aset bersejarah dan kebanggaan masyarakat Kampar. Penataannya harus dilakukan dengan perencanaan yang matang agar tetap menjaga nilai sejarah dan budaya, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Sekda Kampar Hambali menyampaikan bahwa hasil identifikasi awal yang telah dilakukan akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana penataan lebih lanjut, termasuk terkait batas lahan, infrastruktur pendukung, serta pengembangan fasilitas umum di sekitar kawasan.

 “Kita ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan terkoordinasi dengan baik, sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan maupun permasalahan di lapangan,” jelas Hambali.
Rapat juga membahas dukungan teknis dari BPN Kampar terkait status dan tata batas lahan, serta dari PLN dalam hal penyediaan jaringan listrik untuk mendukung fasilitas di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Zamhur, ST, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menegaskan bahwa penataan kawasan Candi Muara Takus memiliki nilai strategis dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Candi Muara Takus bukan hanya warisan budaya, tetapi juga potensi wisata unggulan Kampar yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Dinas Pariwisata siap mendukung penuh proses penataan ini agar kawasan tersebut menjadi destinasi yang representatif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Zamhur.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap penataan kawasan Candi Muara Takus dapat segera direalisasikan secara bertahap, dengan melibatkan seluruh stakeholder demi terwujudnya kawasan wisata sejarah yang tertata, lestari, dan berdaya guna bagi kemajuan daerah. (Adv)