Tim Dosen UNRI Kolaborasi Dengan Pemda Kampar, Kembangkan Model Pembangunan Desa 3T

KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pengembangan model pembangunan di Desa 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang berlokasi di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Jumat (29/8/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bappeda Kabupaten Kampar dengan tujuan merumuskan strategi pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
FGD ini dilakukan oleh tim dosen dari Program Studi Administrasi Publik Universitas Riau (UNRI) yang diketuai oleh Dr. Adianto, S.Sos, M.Si, bersama anggota tim Indry, S.IP, M.AP; Ayu Tri Utami, S.Sos, M.AP; dan Risky Arya Putri, S.Sos, M.Si. Tim dosen tersebut tengah melaksanakan kegiatan riset yang berfokus pada pengembangan model pembangunan partisipatif di desa 3T.
Kegiatan ini juga melibatkan Kepala DPMD Kabupaten Kampar, Lukmasyah Badoe, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan (Kabid PPM) Andika Y. Pratama, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Desa (Kabid P3PD) Ibrahim.
Dalam FGD tersebut, tim dosen memaparkan hasil kajian yang mendalam terkait tantangan dan potensi Desa 3T serta merekomendasikan strategi pembangunan yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa.
Kepala DPMD, Lukmasyah Badoe, menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan di desa-desa 3T berjalan efektif dan berdaya guna, mampu mengatasi berbagai keterbatasan yang selama ini menjadi hambatan utama.
Sementara itu, Kabid PPM, Andika Y. Pratama menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta peran serta akademisi dalam memperkuat perencanaan pembangunan desa yang responsif terhadap kebutuhan lokal.
"Kegiatan FGD ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan model pembangunan yang inovatif dan inklusif, yang tidak hanya mengangkat potensi desa tetapi juga memperbaiki akses dan kualitas layanan dasar bagi masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu," pungkas Kabid PPM, Andika Y. Pratama.***
Komentar Via Facebook :