TERKINI
Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RI

Syahdu dibalik Jeruji Warga Binaan Lapas Pasir Pengaraian Khusyuk mengaji Bersama Ustadz

Syahdu dibalik Jeruji Warga Binaan Lapas Pasir Pengaraian Khusyuk mengaji Bersama Ustadz

Pasir Pengaraian - Suasana haru dan syahdu terasa di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari ruang ibadah Masjid At-Taubah Lapas Pasir Pengaraian. Warga binaan, dengan penuh ketulusan, mengikuti pengajian dan belajar membaca Al-Qur’an bersama ustadz dari luar lapas pada Kamis, (28/08/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan menjadi oase rohani bagi para warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan. Satu per satu warga binaan memperhatikan dengan seksama setiap petunjuk sang ustadz, berusaha memperbaiki bacaan.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi salah satu pilar penting pembinaan di dalam lapas. 

“Al-Qur’an adalah cahaya yang menuntun hati. Kami ingin warga binaan mendapatkan pencerahan, kekuatan, dan harapan baru agar ketika keluar nanti, mereka kembali ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebaikan,” ungkapnya penuh harap.

Kehadiran ustadz dari luar lapas juga memberikan warna tersendiri. Dengan penuh kesabaran, beliau membimbing warga binaan dari dasar hingga tajwid yang benar. Tidak sedikit warga binaan yang baru pertama kali mendalami Al-Qur’an secara serius. Dalam keterbatasan ruang dan waktu, mereka justru menemukan ketenangan yang selama ini dirindukan.

Dengan langkah pembinaan rohani seperti ini, Lapas Pasir Pengaraian berharap dapat mengantarkan warga binaannya pada perubahan sejati dari kegelapan menuju cahaya, dari penyesalan menuju keberkahan hidup selamat dunia akhirat.

(Humas Lpasian)