TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Dukung Petani & Peternak Ikan, Bupati Anton Diskusikan Distribusi Air Sawah Bersama KTNA Rohul

Dukung Petani & Peternak Ikan, Bupati Anton Diskusikan Distribusi Air Sawah Bersama KTNA Rohul

Rohul — Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, S.T, M.M, hadiri audiensi bersama jajaran Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Rohul dalam rangka membahas solusi pengelolaan saluran irigasi yang lebih adil dan efisien bagi para petani serta pembudidaya perikanan. Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati, Kamis (28/08/2025).

Kegiatan audiensi ini berlangsung dalam suasana yang konstruktif dan penuh semangat kolaboratif. Bupati Anton hadir didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) CH Agung Nugroho, S.Tp, M.M, PLT Kadis DKPP Zulfikar, S.P, serta Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Fisman Hendri, S.Hut. Turut hadir juga Ketua KTNA Sri Hardono beserta jajaran pengurus KTNA Rokan Hulu.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan utama berfokus pada pengaturan dan pengendalian saluran irigasi, agar distribusi air dapat berjalan merata dan tidak memicu konflik antara petani sawah dan pelaku budidaya kolam ikan.

“Kita perlu mencari solusi win-win agar air irigasi dapat dimanfaatkan dengan optimal tanpa merugikan salah satu pihak,” ujar Bupati Anton. 

Bupati Anton menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi tani, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pertanian dan perikanan di Rokan Hulu.

Sementara itu, Ketua KTNA Sri Hardono menyampaikan aspirasi dan masukan dari para petani dan pembudidaya terkait permasalahan distribusi air yang selama ini menjadi kendala di lapangan. Ia berharap dengan adanya audiensi ini, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah-langkah teknis dan kebijakan yang berpihak kepada seluruh pihak yang terdampak.

Audiensi ditutup dengan saling komitmen semua pihak terkait guna menindaklanjuti hasil pembahasan dan melakukan pemetaan lapangan terkait kondisi irigasi yang ada saat ini.

Pemerintah Kabupaten Rohul berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan sektor pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian daerah, melalui kebijakan yang adil, partisipatif, dan berkelanjutan. (Diskominfo).