TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Ketua Komisi 2 : Menghadapi New Normal, Tetap Mengedepankan Pola - Pola Sesuai Protokol Kesehatan

Ketua Komisi 2 : Menghadapi New Normal, Tetap Mengedepankan Pola - Pola Sesuai Protokol Kesehatan

SIAK. Superiau.com - Kabupaten Siak segera diberlakukan tahapan New Normal setelah menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 Hari dalam rentang tanggal 15-28 Mei 2020 Penanganan Covid-19 sesuai harapan Berdampak Baik Dan Positif.

"Menghadapi kondisi New Normal di Kabupaten Siak tetap mengedepankan pola-pola sesuai protokol Kesehatan," sebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Siak, Sujarwo SM kepada awak media, Kamis (28/05/2020) di kediamannya.

Dari pada itu, Sujarwo ketua komisi 2 mengatakan selamat datang tatanan hidup baru terus begerak untuk langkah kedepan jaga jarak, pakai masker, tidak bersentuhan, pola hidup sehat, dan terus berdoa agar hidup selalu dalam tuntunan Allah SWT. Sehingga maju Kotanya, Sejahtera Kampungnya, dan Bahagia masyarakatnya.

"Karena dalam rangka menghadapi new normal, tentu kita tetap mengedepankan yang namanya pola-pola sesuai protokol Kesehatan itu yang paling harus kita taati," kata Sujarwo.

Menurut Anggota Dewan Siak Dua periode ini lagi, dalam menghadapi nilai normal sejauh di lihat penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak ini memang terlihat sangat turun drastis. Maka harapan kita dengan masuknya Kabupetan Siak menjadi normal, tentu masyarakatnya untuk menjadi lebih tertib dalam melaksanakan protokol Kesehatan sampai pandemi Covid-19 ini benar-benar hilang. Ungkapnya Sujarwo

"Harapan kedepan untuk masyarakat mesti tertib dalam hal yang dimaksud dengan protokol Kesehatan ini, yang paling ditekankan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk mengikuti anjuran Pemerintah, sehingga nantinya pandemi Covid-19 ini benar-benar hilang dan tidak bisa menyebar lagi di Negeri Istana Mata Hari Timur yang sama-sam kita cintai," tutup Sujarwo.

Sebelumnya, Berdasarkan hasil laporan Bupati Siak H Alfedri kepada Gubernur Riau Syamsuar, saat pelaksanaan Rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB Provinsi Riau melalui video Conference, dari Ruang Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Kamis 28 Mei 2020 lalu mengusulkan tahapan New Normal.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak mendukung sepenuhnya di berlakukan kebijakan New Normal atau normalisasi aktivitas social ekonomi masyarakat dengan tetap memperhatikan pelaksanaan Protokol Kesehatan yang telah diatur oleh Pemerintah.

Bupati Siak H Alfedri menyampaikan usulan kepada Gubernur Riau agar pelaksanaan PSBB di Kabupaten Siak dapat diakhiri dan segera diberlakukan tahapan New Normal.

"Pihak kita akan segera menyusun rancangan kebijakan di tahapan new normal tersebut bersama jajaran terkait, khususnya dibidang pariwisata, pendidikan dan berbagai bidang lainnya," tutup Alfedri.

Sementara itu, Gubernur Riau H Syamsuar dalam arahannya secara khusus kepada Pemerintah Kabupaten Siak, menyarankan agar objek-objek wisata di Kabupaten Siak dapat dibuka dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19, diantaranya menyediakan tempat mencuci tangan, alat pengukur suhu badan, mengatur jumlah dan jarak wisatawan dan kewajiban pengunjung menggunakan masker.

"Objek wisata yang ada di Kabupaten Siak seperti Istana Siak, sudah bisa di buka kembali dengan catatan mengikuti protokol covid-19, supaya normalisasi perekonomian dan pariwisata berjalan," sebut Syamsuar.

Gubri juga berharap, para pelaku usaha bisa secepatnya kembali menjalankan usaha, dan terjadi transaksi jual beli sehingga ekonomi berjalan normal kembali. Tutupnya. (Op)