TERKINI
Meriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis Disbunnak Keswan Kampar Sosialisasikan Syarat Pengajuan PSR ke Koperasi dan Kelompok TaniKapolres Dumai dan Kejari Perkuat Sinergitas, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan

Rakor bersama Gubri, Bupati H. Sukiman Pastikan Ketersediaan Beras di Rohul Jelang Idul Fitri Aman

Rakor bersama Gubri, Bupati H. Sukiman Pastikan Ketersediaan Beras di Rohul Jelang Idul Fitri Aman

ROHUL – Dalam rangka menyambut lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) serta OPD terkait mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Gubernur Riau secara Virtual, Senin (25/4/2022).

Gubernur Riau dalam sambutannya dalam sidang kabinet bersama Presiden, disampaikan agar daerah menyiapkan arus mudik dan berhati-hati. Untuk itu diminta, Polri dibantu TNI, Menteri perhubungan dan lainnya untuk menyiapkan arus mudik.

Sesuai dengan arahan itu, Gubri mengaku Pemprov telah melakukan apel siaga beberapa hari yang lalu bersama Kapolda dan Danrem. Serta juga telah menginstruksikan di di daerah kabupaten/kota juga melaksanakan hal yang sama untuk mengantisipasi percepatan arus mudik dan untuk menghindari kemacetan dan sebagainya.

"Oleh karena itu, tentunya perlu kita lakukan prediksi pergerakan arus mudik di Provinsi Riau," tuturnya.

Melalui kesempatan itu, Syamsuar juga menerangkan, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan Idul Fitri mendatang. Seperti menjamin kesediaan barang pokok di masyarakat.

Kemudian ketersediaan BBM, kesediaan pasokan listrik yang diharapkan tidak ada listrik yang mati pada saat Idul Fitri. Serta berkaitan dengan telekomunikasi yang diharapkan pula tidak terputusnya jaringan.

"Kemudian ini juga berkaitan dengan kelancaran operasional di bandara, ini kami juga mohon kejelasan dari Angkasa Pura yang mudah-mudahan tidak ada kendala, kemungkinan biasanya ini tambah armadanya," sebutnya.

Berikutnya, Gubri juga menginstruksikan perlu dilaksanakan aturan mobilitas, diharapkan agar tidak ada kemacetan-kemacetan, baik dalam perjalanan maupun di wilayah Kota Pekanbaru ini.

"Untuk di Pekanbaru misalnya mal, tempat-tempat perbelanjaan yang sekarang ada di Kota Pekanbaru, mudah-mudahan tidak terjadi kemacetan-kemacetan, barangkali yang akan mengganggu kenyamanan orang berbelanja untuk orang mempersiapkan lebaran ini," tutupnya.

Usai Rakor dengan Gubri, Bupati Rohul H. Sukiman mengatakan Pemkab Rohul siap melaksanakan arahan Presiden dan Gubenur dalam rangka menyambut lebaran Idul Fitri. Pemkab sudah menyiapkan ketersediaan sembako dan memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.

“Kita siapkan Satgas Operasi Ketupat yang terdiri dari Kepolisian dari TNI Satpol PP dan Dishub, Ormas dan Pramuka. Dalam rangka mencegah terjadinya suatu insiden yang mengakibatkan lalu lintas tidak berjalan lancar. Kemudian masalah BBM di Rohul mulai sekarang sudah tidak ada lagi antrian panjang di SPBU karena mendapat pengawasan oleh Tim Satgas,” ujarnya.

Lanjut Sukiman, Masalah bahan pokok di Rohul juga tidak mengalami kendala. Pemkab Rohul masih punya ketersediaan untuk beras sebanyak 747 Ton beras, dalam rangka menghadap lebaran. Termasuk minyak goreng dan gula masih ada ketersediaan 1.300 Ton. Yang ada masalah dengan ada pelarangan ekspor CPO harga sawit masyarakat menurun.

“Semoga kebijakan ekspor ini tidak terlalu lama, karena berdampak kepada petani sawit di Rohul,” pungkasnya. (MCDiskominforohul/MV)