TERKINI
JMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri

Babinsa Koramil 04/PKL Kuras Susuri Hutan Lindung Antisipasi Karhutla

Babinsa Koramil 04/PKL Kuras Susuri Hutan Lindung Antisipasi Karhutla

UKUI -:Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Koramil 04/Pkl Kuras Kodim 0313/Kpr Sertu Nurhajis Melaksanakan Kegiatan Patroli dan sosialisasi  Karhutla di Desa Lubuk kembang bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan,(27/2/2022).

Adapun kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh Babinsa dan MPA adalah memantau langsung wilayah-wilayah rawan di kampung tersebut.

“Kita susuri langsung wilayah hutan lindung TNTN maupun kebun perkebunan warga untuk melihat kondisi dilapangan sebagai antisipasi dalam tindakan pencegahan dari ancaman karlahut,” kata Babinsa

Lebih lanjut Babinsa mengungkapkan dalam patroli yang dilaksanakannya juga dilakukan penyuluhan dengan menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Selalu kita ingatkan warga agar dalam mengolah dan membuka lahan pertanian mereka jangan menggunakan api atau membakar, karena sering terjadinya karlahut akibat membuka lahan dengan cara membakar,” himbau Babinsa.