TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Babinsa Koramil 04/PKL Kuras Susuri Hutan Lindung Antisipasi Karhutla

Babinsa Koramil 04/PKL Kuras Susuri Hutan Lindung Antisipasi Karhutla

UKUI -:Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Koramil 04/Pkl Kuras Kodim 0313/Kpr Sertu Nurhajis Melaksanakan Kegiatan Patroli dan sosialisasi  Karhutla di Desa Lubuk kembang bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan,(27/2/2022).

Adapun kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh Babinsa dan MPA adalah memantau langsung wilayah-wilayah rawan di kampung tersebut.

“Kita susuri langsung wilayah hutan lindung TNTN maupun kebun perkebunan warga untuk melihat kondisi dilapangan sebagai antisipasi dalam tindakan pencegahan dari ancaman karlahut,” kata Babinsa

Lebih lanjut Babinsa mengungkapkan dalam patroli yang dilaksanakannya juga dilakukan penyuluhan dengan menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Selalu kita ingatkan warga agar dalam mengolah dan membuka lahan pertanian mereka jangan menggunakan api atau membakar, karena sering terjadinya karlahut akibat membuka lahan dengan cara membakar,” himbau Babinsa.