TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Remaja Terjaring Operasi SatPol PP Diserahkan ke UPTD PPA, Linda: Tingkatkan Pengawasan Orang Tua

Remaja Terjaring Operasi SatPol PP Diserahkan ke UPTD PPA, Linda: Tingkatkan Pengawasan Orang Tua

KAMPAR - Dari operasi patroli keliling yang terjaring SatPol PP Kampar, 5 orang diantaranya di serahkan kepada UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Kampar.

Adapun penyerahan lima orang anak itu,  empat perempuan dan satu orang laki - laki dari Satpol PP yang diamankan dinihari oleh SatPol PP, karena kedapatan sedang berdua - duan.

Setelah dilakukan asesmen, kemudian empat orang anak dipulangkan pihak UPTD PPA.

Sedangkan satu orang lagi, masih belum dipulangkan karena masih menunggu orangtuanya dari Padang Sidempuan Sumatera Utara.

"Empat anak sudah kita pulangkan kepada orang tua setelah membuat surat pernyataan atau perjanjian, sedangkan yang satu orang lagi masih menunggu orangtuanya dari Padang Sidempuan Sumut," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kampar Edi Afrizal melalui Kepala UPTD PPA Lindawati, Kamis (13/7/23).

Linda mengemukakan, sebenarnya orangtua dari anak tersebut minta anaknya untuk direhab.

"Namun dikarenakan di Kampar belum punya Rumah Perlindungan, maka terpaksa  anak tersebut dipulangkan kepada orangtua.

Ia menjelaskan, bahwa alasan dipulangkan dikarenakan belum mempunyai Rumah Perlindungan, maka anak tersebut di pulangkan ke orangtuanya.

"Karena untuk kasus ini yang terpenting adalah peningkatan pengawasan dari orang tua itu sendiri. Hal ini terjadi dikarenakan keinginan sang anak ingin bebas, pengaruh lingkungan dan gadget (HP)," beber Linda.

Untuk itu, katanya, setelah dikembalikan ke orang tua pihaknya dari UPTD PPA juga melakukan Home Visit (kunjungan ke rumah).

"Minimal tiga kali dan juga melakukan komunikasi lewat handphone," ujarnya lagi.

Linda juga mengimbau, kepada seluruh orang tua agar bisa meningkatkan pengawasan terhadap anak. Lebih - lebih disaat malam hari.

"Kelima anak tersebut masih berstatus pelajar yang usianya berkisar 15 dan 16 tahun," tandasnya.