TERKINI
Ade Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26

Sidang Dugaan Tipikor Mantan Kades Koto Perambahan, JPU Hadirkan 8 Orang Saksi

Sidang Dugaan Tipikor Mantan Kades Koto Perambahan, JPU Hadirkan 8 Orang Saksi

BANGKINANG - Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyahgunaan pengelolaan keuangan desa,  Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015 - 2017 hari ini kembali digelar.

Dikatakan Kasi Pidsus Kejari Kampar Amri Rahmanto Sayekti, sidang dengan terdakwa M.Yusuf pada hari ini dengan agenda Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi dari tim TPK dan tim verifikasi kecamatan.

"Agenda sidang lanjutan di PN Tipikor Pekanbaru pada hari ini kita dari JPU menghadirkan sebanyak delapan orang saksi, 4 dari tim TPK pada tahun 2015 - 2017 dan 4 orang dari tim verifikasi kecamatan tahun 2015 - 2017," sebut Amri yang didampingi Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang.

Untuk sidang selanjutnya tambah Amri, minggu depan dengan agenda Jaksa Penuntut Umun masih menghadirkan saksi berikutnya.

"Sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menghadirkan saksi," sambung Amri.

Sidang dipimpin ketua majlis hakim Efendi,SH dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amri Rahmanto Sayekti,SH.MH, Haris Jasmana,SH dan K.Ario Utomo H.TA,SH.

Kasus yang menjerat M. Yusuf ini adalah dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar Timur (Kampa) Kabupaten Kampar Riau tahun anggaran 2015 sampai dengan 2017. Dengan kerugian negara ditaksir sekitar 496 juta rupiah.

(Man)