TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Pembinaan Kerohanian melalui Sinergi dengan Kemenag Rokan Hulu

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Pembinaan Kerohanian melalui Sinergi dengan Kemenag Rokan Hulu

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Zulkifli, terkait pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi warga binaan di Lapas Pasir Pangarayan, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan oleh Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman bersama Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Ega Saputra. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu tersebut membahas penguatan program pembinaan kerohanian, termasuk upaya meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kegiatan keagamaan bagi warga binaan.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, mengatakan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

“Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam membentuk kepribadian warga binaan. Melalui sinergi dengan Kementerian Agama, kami berharap kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Pasir Pangarayan dapat berjalan semakin baik, terarah, dan memberikan dampak positif bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Andi Rahman.

Andi menambahkan, koordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu menjadi langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan program pembinaan kerohanian di Lapas.

“Kami berkomitmen untuk terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya dalam mendukung pembinaan kepribadian. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan program pembinaan kerohanian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Ega Saputra mengatakan bahwa pembinaan kerohanian diharapkan mampu memberikan penguatan mental dan spiritual kepada warga binaan selama menjalani masa pidana.

“Pembinaan kerohanian diharapkan dapat membantu warga binaan meningkatkan kesadaran diri, memperkuat nilai-nilai moral dan keagamaan, serta menjadi salah satu bekal dalam mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” ungkap Ega Saputra.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan bersama Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu berupaya membangun sinergi yang lebih kuat dalam pelaksanaan pembinaan kerohanian. Koordinasi dan komunikasi yang dilakukan diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam mendukung kegiatan keagamaan bagi warga binaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam memberikan pembinaan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pembinaan keterampilan, tetapi juga melalui penguatan kepribadian, moral, dan spiritual. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan warga binaan memiliki bekal positif untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat.(HumasLpasian)