TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Candi Muara Takus Menjadi Destinasi Wisata Unggulan, Zamhur: Kampar Memiliki Potensi Luar Biasa

Candi Muara Takus Menjadi Destinasi Wisata Unggulan, Zamhur: Kampar Memiliki Potensi Luar Biasa

KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, berupaya membangkitkan potensi wisata daerahnya dengan menggulirkan program pariwisata bertajuk Kampar Hebat.

Program ini digulirkan di kompleks Candi Muara Takus pada Kamis, 18 September 2025 dan mengajak wisatawan terutama wisatawan lokal menikmati destinasi wisata alam, sejarah dan budaya yang banyak terdapat di kabupaten ini.

Candi Muara Takus menjadi destinasi wisata unggulan kabupaten ini dan merupakan salah satu situs peninggalan agama Buddha sekaligus saksi kebesaran kerajaan Sriwijaya pada masa lampau.

Candi megah ini terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, sekitar 116 kilometer dari Kota Pekanbaru, ibukota Riau.

Akses menuju Candi Muara Takus cukup mulus dan lebar dengan area parkir cukup luas di kompleks candi. Biaya masuknya juga terjangkau, hanya Rp 10.000 per orang dan biaya parkir untuk mobil hanya Rp 5.000

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Zamhur menegaskan, Kampar memiliki potensi luar biasa yang mencakup keindahan alam, sejarah, budaya, serta kearifan lokal. 

Namun potensi ini, menurutnya, hanya akan bermakna jika dikelola secara berkelanjutan dan dipromosikan secara luas.

“Melalui program Kampar Hebat, yang merupakan kolaborasi antarmitra untuk penguatan akselerasi retribusi melalui harmonisasi tata kelola, ekspansi digital, branding pariwisata, dan akselerasi pendapatan asli daerah, kami menghadirkan terobosan baru dalam tata kelola pariwisata Kampar,” kata Zamhur.

Dia menjelaskan, program kampanye wisata Kampar Hebat berfokus pada tiga pilar utama, yaitu: 

1. Digitalisasi informasi dan promosi, melalui website, aplikasi, dan media sosial untuk menjangkau wisatawan nasional maupun internasional.

2. Kolaborasi lintas sektor, dengan melibatkan dunia usaha, komunitas, akademisi, serta media agar pengembangan pariwisata menjadi gerakan bersama.

3. Inovasi retribusi dan tata kelola, yang bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memastikan kenyamanan wisatawan.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan, digulirkannya program di Candi Muara Takus memiliki makna mendalam, karena situs sejarah tersebut merupakan simbol kejayaan peradaban sekaligus kebanggaan masyarakat Kampar.

“Program Kampar Hebat bukan hanya slogan, tapi jadi gerakan nyata untuk menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi, memperkuat budaya, dan meningkatkan PAD,” kata Yuzar.

Pihaknya memberikan arahan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menempatkan pariwisata sebagai prioritas lintas sektor. Dia juga mengajak pelaku UMKM, generasi muda, hingga investor untuk memanfaatkan momentum ini dalam mendukung pengembangan pariwisata.

Program ini diharapkan menjadikan sektor pariwisata Kampar primadona baru dan salah satu penopang utama kesejahteraan masyarakat. (Adv)