TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Warga Bangun Jaya Datangi Kantor Bupati, Sampaikan Aspirasi Terkait PT MAN

Warga Bangun Jaya Datangi Kantor Bupati, Sampaikan Aspirasi Terkait PT MAN

Rokan Hulu – Ratusan warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, memadati halaman Kantor Bupati Rohul, Rabu 12/08/2025.

dalam aksi unjuk rasa damai. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mencabut izin dan menutup operasional PT Merangkai Artha Nusantara (PT MAN).

Dalam orasi, massa menuding keberadaan pabrik kelapa sawit PT MAN lebih banyak menimbulkan masalah ketimbang memberi manfaat. CSR perusahaan dinilai tidak pernah dirasakan warga, sementara 80 persen tenaga kerjanya didatangkan dari luar daerah.

Warga juga mengecam dugaan tindakan menghalangi pembangunan semenisasi jalan menuju perusahaan yang disebut melibatkan oknum preman.

“Kami menolak keberadaan PT MAN yang tidak memberi kontribusi nyata bagi desa dan meminta Bupati mencabut seluruh izin operasionalnya,” tegas perwakilan massa saat membacakan pernyataan sikap.

Aksi ini diterima langsung oleh Sekda Rohul M. Zaki SSTP bersama unsur Forkopimda. Zaki menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati maupun Wakil Bupati karena agenda lain yang telah terjadwal. “Tuntutan warga akan kami sampaikan kepada Bupati untuk ditindaklanjuti sesuai arahan beliau,” ujarnya.

Aksi berjalan tertib dan damai dengan pengamanan ketat dari Polres Rohul dan Satpol PP.(Hnf)