TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Wabup Rohul Sambut Baik Aspirasi Warga Bangun Jaya dan Karyawan PT MAN, Buka Ruang Mediasi

Wabup Rohul Sambut Baik Aspirasi Warga Bangun Jaya dan Karyawan PT MAN, Buka Ruang Mediasi

Rokan Hulu – Wakil Bupati  H. Safaruddin Poti, menyambut baik aksi damai yang dilakukan warga Desa Bangun Jaya bersama karyawan PT. Merangkai Artha Nusantara (PT.MAN) di Pasir Pengaraian, Senin (11/08/2025).

Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan keluhan terkait dampak semenisasi jalan menuju PKS PT.MAN yang dinilai menyebabkan aktivitas buruh bongkar muat terhenti selama sepekan terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Safaruddin Poti menegaskan bahwa Pemkab Rohul akan menampung seluruh aspirasi warga dan pekerja. Ia juga membuka ruang mediasi antara pihak perusahaan, pemerintah desa, dan perwakilan buruh agar dapat menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak.

“Pemerintah daerah siap memfasilitasi dialog terbuka. Kita ingin persoalan ini selesai tanpa merugikan masyarakat maupun perusahaan,” ujar Wabup.

Sejumlah warga dan karyawan mengaku lega atas tanggapan Wabup yang dinilai cepat merespons keluhan mereka. Mereka berharap proses mediasi nantinya dapat mengembalikan aktivitas bongkar muat seperti semula, sehingga mata pencaharian para buruh dan karyawan tidak lagi terganggu.

Tak berselang lama usai mendengarkan aspirasi dari Warga Bangun Jaya dan Karyawan PT.MAN, akhirnya Warga dan perwakilan PT.MAN mau mediasi dilantai dua Kantor Bupati Rokan Hulu untuk mendapatkan solusi terbaik.

(Tim)