TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Bengkalis Bermarwah: Menuju Kemajuan, Sejahtera dalam Kebersamaan

Bengkalis Bermarwah: Menuju Kemajuan, Sejahtera dalam Kebersamaan

BENGKALIS – Bengkalis, negeri yang kaya akan sejarah dan budaya, dalam hitungan hari akan merayakan hari jadinya yang ke-513, tepatnya pada 30 Juli 2025.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum introspeksi dan akselerasi untuk mewujudkan cita-cita bersama.

Dengan mengusung tema “Bermarwah Menuju Kemajuan, Sejahtera dalam Kebersamaan,” Hari Jadi ke-513 Bengkalis menjadi penanda komitmen untuk terus melangkah maju dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan semangat gotong royong.

Tema “Bermarwah” menegaskan identitas Bengkalis sebagai daerah yang memiliki harga diri, integritas, dan martabat. Marwah ini tercermin dalam kekayaan adat istiadat, kearifan lokal, serta keramahan masyarakatnya. Menjaga marwah berarti melestarikan warisan budaya, memperkuat jati diri, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai kebaikan. Ini adalah pondasi kokoh yang akan menopang seluruh upaya menuju kemajuan.

Sementara itu, frasa “Menuju Kemajuan Sejahtera” menggarisbawahi visi pembangunan yang holistik. Kemajuan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Ini mencakup akses pendidikan yang merata, pelayanan kesehatan yang prima, infrastruktur yang memadai, serta lingkungan yang lestari. Kesejahteraan yang diidamkan adalah kesejahteraan yang merata, dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dari perkotaan hingga pelosok desa.

Yang tak kalah penting adalah penekanan pada “Kebersamaan.” Bengkalis adalah mozaik keberagaman, tempat berbagai suku, agama, dan latar belakang hidup berdampingan. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama untuk menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan bersama. Pembangunan yang berkelanjutan tidak akan terwujud tanpa partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, swasta, dan tokoh adat. Kebersamaan adalah kunci untuk merajut persatuan, menciptakan harmoni, dan mendorong gotong royong dalam setiap aspek kehidupan.

Mengukir Sejarah, Merajut Masa Depan
Sepanjang 513 tahun perjalanannya, Bengkalis telah melewati berbagai fase sejarah, membentuk karakternya yang unik. Dari jejak-jejak kerajaan Melayu hingga era modern, Bengkalis selalu memiliki peran strategis. Posisi geografisnya yang vital di Selat Malaka menjadikan Bengkalis gerbang perekonomian dan jembatan budaya.

Potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya minyak dan gas, telah menjadi pendorong utama roda perekonomian daerah. Namun, Bengkalis menyadari bahwa kemajuan sejati tidak boleh hanya bergantung pada satu sektor, melainkan harus didiversifikasi dan berkelanjutan.

Dalam konteks ini, peringatan Hari Jadi ke-513 adalah momentum untuk meninjau kembali capaian yang telah diraih dan merumuskan strategi ke depan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis, bersama seluruh pemangku kepentingan, akan terus fokus pada program-program prioritas yang selaras dengan tema “Bermarwah Menuju Kemajuan, Sejahtera dalam Kebersamaan.”

Ini bisa berarti penguatan sektor pariwisata berbasis budaya, pengembangan industri hilir, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian rakyat.

Hari Jadi ke-513 Bengkalis adalah momentum untuk merefleksikan kembali makna sesungguhnya dari pembangunan. Bukan hanya tentang fisik dan ekonomi, tetapi juga tentang pembangunan karakter, kebersamaan, dan keberlanjutan.

Dengan berpegang teguh pada tema “Bermarwah Menuju Kemajuan, Sejahtera dalam Kebersamaan,” Bengkalis siap menyongsong masa depan yang lebih cerah, menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakatnya, dan terus mengukir sejarah sebagai negeri yang maju dan sejahtera. (Inf/Rhmt)