TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Terbentuknya Panggilan Darurat 112 Kabupaten Bengkalis, Bupati Kasmarni Berikan Apresiasi

Terbentuknya Panggilan Darurat 112 Kabupaten Bengkalis, Bupati Kasmarni Berikan Apresiasi

BENGKALIS — Bupati Bengkalis Kasmarni memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya Panggilan Darurat 112 Kabupaten Bengkalis, yang secara resmi mulai beroperasi sebagai pusat informasi dan komunikasi layanan darurat serta penanganan cepat laporan masyarakat.

Panggilan Darurat 112 hadir sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mempercepat pelayanan publik, terutama dalam hal kedaruratan dan pengaduan warga, baik yang bersifat sosial, bencana, maupun gangguan keamanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami sangat mengapresiasi terbentuknya Panggilan Darurat 112 ini. Ini menjadi bukti nyata bahwa kita terus berinovasi untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif bagi masyarakat,” ujar Bupati Kasmarni.

Lebih lanjut, Bupati berharap keberadaan Panggilan Darurat 112 dapat menjadi solusi efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan darurat terpadu yang mudah diakses selama 24 jam penuh.

Tak hanya sebagai saluran pelaporan, Panggilan Darurat 112 juga diharapkan mampu menjadi penghubung koordinasi lintas instansi dalam penanganan cepat berbagai kejadian, mulai dari kebakaran, kecelakaan, kriminalitas, hingga gangguan ketertiban umum.

“Kolaborasi antar OPD, TNI/Polri, dan stakeholder lainnya menjadi kunci kesuksesan sistem ini. Maka dari itu, saya minta semua pihak bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap operasional Panggilan Darurat 112,” tambahnya.

Dengan hadirnya layanan Panggilan Darurat 112 ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperkuat posisi sebagai daerah yang adaptif, tanggap, dan proaktif terhadap kebutuhan warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Suwarto menyampaikan bahwa Panggilan Darurat 112 saat ini belum aktif 24 jam, insya Allah dalam waktu dekat akan dilaksanakan selama 24 jam.

“Saat ini masih dalam tahap uji coba, dan masyarakat pun sudah mulai melakukan aduan ke Panggilan Darurat 112 ini. Kami juga akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat,” kata Suwarto. (Inf/Rhmt)