TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Penyuluhan Budidaya Sapi Potong Digelar Disbunnak Keswan Kampar

Penyuluhan Budidaya Sapi Potong Digelar Disbunnak Keswan Kampar

KAMPAR — Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar menggelar kegiatan penyuluhan peternakan di Aula Gedung Serbaguna, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas Bibit Ternak Ahli Pertama, Eka Nurkumala Sari, Pj Kepala Desa Ranah Singkuang Roni Sabara, perangkat desa, kepala dusun, serta RT/RW se-Desa Ranah Singkuang.

Penyuluhan yang mengusung tema "Budidaya Sapi Potong" ini dibuka langsung oleh Pj Kepala Desa Ranah Singkuang, Roni Sabara. Dalam sambutannya, Roni mengajak seluruh peserta untuk menyimak materi yang disampaikan narasumber dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat menambah pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan, khususnya dalam pemeliharaan sapi potong.

"Saya berharap setelah penyuluhan ini, masyarakat dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat, terutama terkait budidaya sapi potong, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan," ujar Roni.

Budidaya sapi potong memiliki sejumlah keistimewaan, antara lain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, menyediakan sumber tenaga kerja, menghasilkan pupuk organik, biogas, serta menjadi sumber utama produksi daging.

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan mengubah sikap para peternak agar mampu mengembangkan usaha peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Hadir pada kesempatan tersebut Eka Nurkumala Sari S.Pt selaku pengawas bibit ternak ahli Pertama, Pj Kepala Desa Roni Sabara beserta Perangkat desa, Kepala Dusun, RT/RW se Desa Ranah Singkuang.