TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Lapas Pasir Pengaraian Hadiri Tradisi Mandai Ulu Taon dan Upah-Upah Bersama Bupati dan Forkopimda Ro

Lapas Pasir Pengaraian Hadiri Tradisi Mandai Ulu Taon dan Upah-Upah Bersama Bupati dan Forkopimda Ro

Rokan Hulu - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba yang diwakili oleh Kepala Urusan Umum, Weddy Suanda Putra menghadiri kegiatan adat Mandai Ulu Taon atau Makan bersama dan Upah-Upah yang digelar oleh masyarakat adat Rambah, Rokan Hulu. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu H. Anton, S.T.,M.M. dan Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M beserta unsur Forkopimda, sebagai bentuk dukungan dan pelestarian terhadap tradisi budaya daerah yang dilaksanakan di Bagas Rarangan Huta Haiti Desa Rambah Tengah Barat, Kec. Rambah, Kab. Rokan Hulu pada Rabu (18/06/2025).

Mandai Ulu Taon atau makan bersama yang dilaksanakan oleh masyarakat adat sebagai wujud syukur dan doa untuk keberkahan. Tradisi ini juga disertai dengan prosesi Upah-Upah, yakni pemberian doa dan restu adat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kental dengan nuansa adat serta diwarnai dengan sajian makanan tradisional khas dan pertunjukan kesenian daerah.

Lapas Pasir Pengaraian menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Tradisi seperti ini bukan hanya memperkuat nilai-nilai adat, tapi juga mempererat hubungan sosial antar warga dan unsur pemerintahan. Kami merasa terhormat bisa ikut hadir dalam momen penuh makna ini,” ujar Weddy.

Kehadiran berbagai elemen pemerintahan, termasuk dari lembaga pemasyarakatan, menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya pelestarian warisan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Rambah(Humas Lpasian).