TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Pemkab Bengkalis Persiapkan Pelaksanaan Pawai Takbir Menjelang Idul Adha 1446 H

Pemkab Bengkalis Persiapkan Pelaksanaan Pawai Takbir Menjelang Idul Adha 1446 H

BENGKALIS – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menggelar rapat persiapan pelaksanaan Pawai Takbir, Jumat, 23 Mei 2025.

Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono, dan dihadiri oleh Plt. Kepala Bagian Kesra, perwakilan Kementerian Agama, Polres Bengkalis, kepala desa dan lurah, serta perwakilan dari sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bengkalis.

Dalam rapat tersebut, Andris menyampaikan bahwa pelaksanaan Pawai Takbir akan dilaksanakan pada malam 5 Juni 2025, jika pemerintah pusat menetapkan Idul Adha jatuh pada 6 Juni 2025.

"Pelaksanaannya masih menunggu keputusan resmi pemerintah. Namun, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari desa, kelurahan, sekolah, hingga perguruan tinggi untuk berpartisipasi memeriahkan malam takbiran," ujar Andris.

Ia menegaskan bahwa pawai takbir tahun ini tidak diperlombakan, melainkan lebih difokuskan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan syiar Islam yang perlu terus dilestarikan.

"Semangat partisipasi dan kepedulian umat Islam perlu ditingkatkan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membangkitkan semarak syiar Islam melalui kegiatan ini? Mari kita bergerak bersama untuk memeriahkan malam takbiran," imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Kabag Kesra, Herman Nur, menjelaskan bahwa pendaftaran peserta pawai takbir akan dibuka mulai 26 hingga 29 Mei 2025, dengan batas akhir pendaftaran pada 3 Juni 2025.

“Pendaftaran kami buka seluas-luasnya bagi desa, kelurahan, sekolah, perguruan tinggi, masjid, dan mushalla. Tahun ini pawai tidak lagi bersifat kompetisi, melainkan partisipatif. Tak perlu megah dan mewah, cukup dengan obor atau lampu listrik sebagai simbol semarak Idul Adha,” terang Herman.

Pawai takbir akan digelar di seputaran Kota Bengkalis, dan diharapkan menjadi momentum kebersamaan serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. (Inf/Rhmt)