TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Pihak Pabrik RSM Absen, Mediasi dengan PUK Karya Bersama Basis Sigatal Tetap Berjalan

Pihak Pabrik RSM Absen, Mediasi dengan PUK Karya Bersama Basis Sigatal Tetap Berjalan

Rambah Samo –17 April 2025 Mediasi antara Serikat Pekerja PUK Karya Bersama Basis Sigatal dengan pihak Manajemen Pabrik RSM yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis,l di  kantor camat Rambah samo,berlangsung tanpa kehadiran pihak dari pabrik RSM. 

Meski demikian, mediasi tetap dilaksanakan dengan dihadiri oleh Camat Rambah Samo (Amri) dan Kapolsek Rambah Samo (Totok Nurdianto).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari tuntutan para pekerja yang tergabung dalam serikat PUK Karya Bersama terhadap kebijakan dan perlakuan manajemen pabrik yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan. 

dalam mediasi tersebut, ketua PUK Niba Karya Bersama Ade Irwan Hudayana menyampaikan berbagai permasalahan, mulai dari persoalan hak normatif hingga hubungan kerja yang dianggap tidak adil.

Camat Rambah Samo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihak pemerintah kecamatan mendukung upaya penyelesaian secara damai dan bermartabat. Ia menyesalkan ketidakhadiran manajemen Pabrik RSM, karena dialog secara langsung sangat dibutuhkan demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Lanjut,camat Amri ini juga menyampaikan kepada seluruh PUK Karya bersama basis sigatal yang hadir agar dapat menjaga suasana kondusif dikarenakan diri nya sudah menghubungi pihak PT.RSM melalui whatshapnya dengan jawaban dari pihak RSM akan menghubungi kembali dalam waktu dekat ini tentunya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Rambah Samo yang mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka antara pekerja dan manajemen agar tidak terjadi konflik horizontal yang merugikan semua pihak.
“Ketidakhadiran pihak manajemen tentu sangat disayangkan. Kami harap ini bukan bentuk pengabaian terhadap aspirasi pekerja,” ujar Totok Nurdianto.

Sebagai langkah lanjutan, mediasi akan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat. 
Mediasi hari ini ditutup dengan komitmen dari pihak PUK Karya Bersama Basis Sigatal untuk tetap menjaga kondusivitas sambil menunggu itikad baik dari pihak manajemen Pabrik RSM.

 

Penulis : (***)