TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Puluhan Pelajar Terjaring Berkeliaran Diluar Jam Sekolah, Satpol PP Kampar Berikan Pembinaan

Puluhan Pelajar Terjaring Berkeliaran Diluar Jam Sekolah, Satpol PP Kampar Berikan Pembinaan

KAMPAR – Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Kampar terjaring razia Satpol PP saat kedapatan berkeliaran di luar sekolah pada jam pelajaran.

Dalam operasi yang digelar di sejumlah warung di Bangkinang Kota, Selasa (21/1/2025), petugas langsung menggiring para pelajar ini ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kampar untuk diberikan pembinaan.

Kasatpol PP Kabupaten Kampar, Arizon SE, menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari patroli 24 jam guna menegakkan ketertiban di kalangan pelajar.

"Mereka yang bolos sekolah akan kami bina agar tidak mengulangi perbuatannya. Kami juga memanggil orang tua dan pihak sekolah untuk memberikan pemahaman serta mencari solusi agar kejadian ini tidak terulang," ujar Arizon dengan tegas.

Menurutnya, tindakan tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta mencegah pergaulan bebas yang dapat merugikan masa depan mereka. Arizon juga mengingatkan agar pihak sekolah dan orang tua lebih aktif mengawasi keberadaan siswa selama jam pelajaran.

"Jika masih ada pelajar yang membandel, kami tidak akan segan mengambil langkah lebih keras. Kami ingin memastikan bahwa jam sekolah digunakan sebagaimana mestinya, bukan untuk keluyuran," tambahnya.

Satpol PP Kampar menegaskan akan terus mengintensifkan patroli dan razia di seluruh wilayah demi menciptakan lingkungan yang kondusif. Penertiban ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelajar agar lebih disiplin dan memanfaatkan waktu sekolah untuk belajar, bukan bolos dan nongkrong di warung.***