TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Patroli Rutin Dilaksanakan Satpol PP Kampar, Dua Remaja Putri Kedapatan Berkeliaran di Jembatan WFC

Patroli Rutin Dilaksanakan Satpol PP Kampar, Dua Remaja Putri Kedapatan Berkeliaran di Jembatan WFC

KAMPAR – Dua remaja putri yang kedapatan berkeliaran tanpa identitas di Jembatan Water Fort City (WFC) Bangkinang pada Senin (20/1/2025) pukul 02.00 WIB diamankan oleh Tim Patroli Satpol PP Kampar.

Kasatpol PP Kampar, Arizon SE, mengungkapkan bahwa saat patroli rutin, timnya menemukan sekelompok remaja berkumpul di pos polisi ujung jembatan WTC. Saat diperiksa, dua remaja putri tersebut tidak dapat menunjukkan identitas diri.

“Mengingat mereka masih di bawah umur, kami langsung membawa mereka ke Mako Satpol PP Kampar untuk pembinaan lebih lanjut. Kami juga memanggil orang tua mereka agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya,” tegas Arizon.

Ia mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak mereka keluar rumah hingga larut malam, apalagi di tempat-tempat yang rawan gangguan ketertiban.

“Patroli 24 jam terus kami lakukan di Bangkinang Kota dan sekitarnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami harap para remaja tidak lagi berkeliaran hingga dini hari tanpa alasan jelas,” tambahnya.

Satpol PP Kampar menegaskan bahwa patroli dan tindakan tegas akan terus dilakukan untuk mencegah gangguan ketertiban dan memastikan keamanan di wilayah tersebut.***