TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Tim Patroli Satpol PP Kampar Siap Awasi Area Rawan Trantibum di Kecamatan dan Desa

Tim Patroli Satpol PP Kampar Siap Awasi Area Rawan Trantibum di Kecamatan dan Desa

KAMPAR – Demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar mengerahkan Tim Patroli Rutin 24 Jam untuk mengawasi area rawan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum), serta mengamankan aset-aset pemerintah daerah.

Kasat Pol PP Kampar, Arizon SE, menegaskan bahwa patroli ini tidak hanya berfokus di Kota Bangkinang, tetapi juga menjangkau seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Kampar.

Tim ini melibatkan personel dari BKO Pol PP Kecamatan dan Pol PP Desa, memastikan pengawasan lebih luas dan respons yang lebih cepat terhadap laporan masyarakat.

“Kami siap bergerak kapan pun. Setiap laporan gangguan trantibum yang masuk ke call center dan media sosial Satpol PP Kampar akan segera ditindaklanjuti. Lebih baik mencegah sebelum terjadi gangguan yang lebih besar," ujar Arizon, Jumat malam (24/1/2025).

Arizon juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Ketertiban bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat. Dengan kondisi yang aman, aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan lancar," tambahnya.

Langkah tegas ini diharapkan mampu menekan angka gangguan trantibum dan menciptakan Kabupaten Kampar yang lebih aman, nyaman, dan tertib.***