TERKINI
Harga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026

Ciptakan Fondasi Kuat Dari Usia Dini, Pemkab Rohul Gelar Pelatihan Deep Learning bagi Guru TK se Roh

Ciptakan Fondasi Kuat Dari Usia Dini, Pemkab Rohul Gelar Pelatihan Deep Learning bagi Guru TK se Roh

Rohul - Ciptakan pembelajaran yang aktif kreatif dan menyenangkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) laksanakan pelatihan pendekatan Deep Learning bagi guru Taman Kanak-Kanak (TK) se-Rohul. Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (04/02/2025).

Dalam kegiatan hadir Bupati Rohul diwakili Asisten I H. Fhatanalia, S.Sos, Kadisdikpora Damri Poti, S.Sos, Ketua IGTK Rohul Syahyoeseva, M.Pd, sebagai pemateri Kak Agus DS seorang Pendongeng internasional beserta seluruh guru TK se-Kabupaten Rohul.

Asisten I H. Fhatanalia, S.Sos dalam sambutan menyampaikan Pendekatan Deep Learning pada saat ini sangat relevan, karena pentingnya memberikan pendidikan yang menyenangkan dan inovatif sejak 
usia dini.

"Pendidikan di TK adalah fondasi bagi perkembangan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, kita harus berinovasi dalam cara mengajar agar anak-anak dapat belajar dengan cara yang aktif dan kreatif"

Asisten I menerangkan. H. Fhatanalia, S.Sos juga menyampaikan sistem pendidikan dengan cara pendekatan aktif dalam pembelajaran berarti melibatkan audiens secara langsung dalam proses belajar. Bukan hanya sekadar menerima informasi dari guru, tetapi anak-anak akan aktif bertanya, berbicara, dan melakukan eksplorasi.

"Dalam metode ini guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan anak-anak untuk menemukan jawaban mereka sendiri melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif" ucap fhatanalia.

Selain itu juga menambahkan kepada setiap Guru TK di Rohul, agar bekerja sepenuh hati dan bangga akan profesi ini mengingat mulia nya jasa yang guru TK berikan kepada anak anak sebagai fondasi kuat kepribadian, kecerdasan dan aktif kreatif anak Rohul di masa mendatang.

Asisten I berharap melalui pelatihan ini dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih aktif, 
kreatif, dan menyenangkan di kelas agar anak-anak tidak hanya akan belajar dengan lebih baik, tetapi juga akan merasa senang dan dapat menciptakan generasi masa depan yang cerdas, kreatif, dan 
penuh rasa ingin tahu. (Kominfo)