TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Tim Kelompok Jabatan Dosen TKP Ilmu Pemerintahan FISIP UNRI Gelar Sosialisasi Pilkada di Desa Dayun

Tim Kelompok Jabatan Dosen TKP Ilmu Pemerintahan FISIP UNRI Gelar Sosialisasi Pilkada di Desa Dayun
Tim kelompok jabatan fungsional dosen Tata Kelola Pemilu (TKP) Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Riau

SIAK – Karena akan dilaksanakannya Pilkada pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur dan Bupati - Wakil Bupati pada 27 November 2024 mendatang, Tim kelompok jabatan fungsional dosen Tata Kelola Pemilu (TKP) Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Riau, menggelar kegiatan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, (27/9/24).

Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat itu dibuka oleh Dr. Tito Handoko, M.Si, didampingi, selanjutnya oleh Drs. Tiyas Tinov, M.Si,  dan Fadhiilatun Nisaa, M.I.P. Bapak Dr.Hasanuddin, M.Si selaku ketua pengabdian ini berhalangan hadir. 

​​​​​​

Acara sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam Pilkada 2024 serta mengedukasi tentang mekanisme dan aturan dalam pemilu yang akan datang. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti penjelasan dari para akademisi.

Dalam sambutannya, Dr. Tito Handoko, M.Si menjelaskan bahwa partisipasi politik yang aktif sangat penting dalam proses demokrasi, terutama dalam Pilkada.

"Kesadaran politik masyarakat menjadi kunci utama dalam memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah," ujarnya.

Sementara itu, Drs. Tiyas Tinov, M.Si memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan Pilkada, mulai dari pendaftaran pemilih, hingga proses pemungutan suara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas dan menghindari politik uang.

"Kita perlu memilih dengan bijak berdasarkan program dan visi-misi calon, bukan karena iming-iming materi," tegasnya.

Fadhiilatun Nisaa, M.I.P, dalam paparannya, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. 

"Masyarakat memiliki peran strategis dalam Pilkada kali ini. Mereka perlu dibekali dengan informasi yang akurat agar bisa berpartisipasi secara cerdas. Diharapkan masyarakat juga turut berpatisipasi aktif dalam melakukan pengawasan pemilu, tidak percaya hoax dan black campaign," kata Bu Dhiila.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana masyarakat Desa Dayun berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para dosen. Beberapa warga mengajukan pertanyaan seputar pemuka agama yang mengarahkan pilihan pada seseorang calon.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan oleh dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Riau, sebagai upaya mendorong terciptanya pemilih yang cerdas dan berintegritas dalam setiap pemilu, khususnya Pilkada 2024.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Dayun semakin siap dan memahami pentingnya peran mereka dalam menentukan masa depan daerah melalui Pilkada yang jujur, adil, dan demokratis.***