TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Menteri Dalam Negeri Usut Tersangka Dibalik Salib Nisan Terpotong

Menteri Dalam Negeri Usut Tersangka Dibalik Salib Nisan Terpotong

Hatami News Nasional - Adanya kejadian pmotongan salib di pmakaman purbayan,kotagede yogyakarta menjadi perhatian tjahyo Kumolo. Menteri dalam negeri itu akan memeriksa peristiwan pemotongan salib nisan tersebut.


"Baru masuk laporannya tapi saya belum lihat hasil ceknya. Nanti kami lihat dulu," ujar Tjahjo di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (19/12).  

Dari sejumlah pemberitaan di media menyebutkan bahwa kompleks pemakaman Purbayan merupakan perkuburan untuk warga muslim. Jenazah Slamet yang bukan muslim tetap diperbolehkan dikebumikan di sana dengan catatan makamnya dipinggirkan.

Selain itu, pemotongan nisan salib bagi pemakaman jenazah non muslim sudah jadi 'kesepakatan' warga di sana.

Keluarga Slamet sendiri disebut telah menandatangani kesepakatan dengan Ketua RT dan warga setempat terkait pemotongan tanda salib tersebut.

Pemotongan nisan salib disebut-sebut karena lingkungan sekitar melarang penggunaan simbol-simbol Nasrani di pemakaman Purbayan. **